Pixel Code jatimnow.com

Hasil Tes Urine Positif Sabu, Sopir Bus di Terminal Patria Blitar Kabur

Editor : Bramanta  
Foto: Tes urine yang digelar BNN Kabupaten Blitar di Terminal Patria. (BNNK Blitar/jatimnow.com)
Foto: Tes urine yang digelar BNN Kabupaten Blitar di Terminal Patria. (BNNK Blitar/jatimnow.com)

jatimnow.com-Seorang sopir bus di Terminal Patria Blitar kabur usai ketahuan menggunakan narkoba jenis sabu. Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar, sopir tersebut dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Sopir bus ini kabur setelah menyerahkan sampel urina. Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Satresnarkoba Polres Blitar Kota.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Blitar, M. Yusuf Eko mengatakan pihaknya melakukan tes urine bagi puluhan sopir dan kernet angkutan umum di terminal Patria. Hasilnya ada satu sopir bus yang kedapatan menggunakan narkotika jenis sabu. Namun sayangnya, sopir yang kedapatan menggunakan sabu tersebut melarikan diri. Kini kasus temuan penggunaan narkoba jenis sabu tersebut telah dilaporkan ke Satreskoba Polres Blitar Kota.

"Kami menemukan hasil tes setelah orangnya meninggalkan tempat, belum sempat kami lakukan asesmen,” ujarnya, Rabu(24/12/2025).

Kecurigaan petugas sebenarnya sudah muncul sejak awal. Sebelum menjalani prosedur pemeriksaan, sopir yang belum disebutkan identitasnya tersebut menunjukkan perilaku yang tidak wajar. Ia tampak gelisah, beralasan, dan berupaya keras untuk menghindari petugas medis. Meski sempat mencoba menghindar, petugas akhirnya berhasil mengambil sampel urine sang sopir. Namun, sebelum petugas sempat mengumumkan hasil dan melakukan pengamanan, pria tersebut berhasil menghilang dari lokasi pemeriksaan.

Baca juga:
Siswa SMK di Kota Blitar Terima Paket MBG Telur Mentah, Kok Bisa

"Jadi sopir ini sudah menunjukkan tidak kooperatif, sebelum hasil pemeriksaan selesai yang bersangkutan kabur," tuturnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. BNN Blitar telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melacak keberadaan sopir tersebut guna mencegahnya kembali mengemudikan angkutan umum yang berisiko memicu kecelakaan maut.
Meski sang sopir melarikan diri, Yusuf menegaskan bahwa pihak BNN tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan jika yang bersangkutan kooperatif.

Baca juga:
Salahi Izin Tinggal, Imigrasi Blitar Deportasi 3 WNA Asal Pakistan

"Apabila memang murni hanya sebagai pengguna, BNNK Blitar siap melakukan rehabilitasi sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya.