jatimnow.com - Sebanyak 24 orang, terdiri dari pejabat dan pegawai di Pengadilan Agama (PA) Surabaya dites urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya, Jumat (7/5/2021).
Puluhan pegawai itu terdiri dari hakim, pejabat struktural dan para staf Aparatur Sipil Negara (ASN). Tes tersebut dilakukan secara bergantian selama hampir 30 menit.
Bersamaan dengan tes urine, mereka juga mengikuti sosialisasi mengenai Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Baca juga: BNNP Jatim Razia 9 RHU Surabaya, 28 Pengunjung Positif Narkoba
Kepala BNN Kota Surabaya, AKBP Kartono mengataka, sosialisasi tersebut sebagai bentuk sinergitas pihaknya bersama PA menyikapi peredaran narkotika di lapisan masyarakat.
"Dengan adanya sosialisasi ini, pengadilan agama bisa membantu juga mensosialisasikannya ke warga," terang Kartono.
Menurutnya, dari puluhan pejabat yang dites urine, hasilnya secara keseluruhan negatif.
Baca juga: Hasil Tes Urine Positif Sabu, Sopir Bus di Terminal Patria Blitar Kabur
"Sebanyak 24 personel hasilnya negatif semua," tegas dia.
Sementara Ketua PA Surabaya, Samarul Falah sudah meyakini jika semua pejabatnya saat dites urine hasilnya pasti negatif. Karena tidak ada satu pun yang panik.
"Alhamdulillah, saya meyakini di PA sudah ada ukuran moral force dan agama yang kuat, sehingga bisa membentengi hakim-hakim kami dari pengaruh narkotika," ujarnya.
Baca juga: Petugas Lakukan Tes Urine Awak Bus di Terminal Gayatri Tulungagung, Ini Hasilnya
Samarul menambahkan, sosialisasi P4GN tersebut juga merupakan instruksi dari pimpinan Mahkamah Agung untuk mendukung program BNN.
"Seluruh pimpinan di empat lingkungan pengadilan yang ada di Surabaya bersama BNN mendeteksi dan melakukan pencegahan," jelasnya.