jatimnow.com - Para petani buah paprika di dataran tinggi Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, memiliki cara tersendiri dalam mempertahankan bisnis pertaniannya di tengah Pandemi Covid-19.
Masa Pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM membuat harga paprika di tingkat petani sempat hancur. Dari yang harga Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram, turun di kisaran Rp 10 ribu.
Baca juga: Petani Lamongan Mulai Rasakan Manfaat Kebijakan Harga Gabah Presiden Prabowo
Baca Selengkapnya: Cara Cerdas Petani Paprika di Pasuruan Bertahan Selama Pandemi Covid-19
Baca juga: Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan di Bangkalan, PHE WMO Kembali Raih Proper Emas