Korban Pencabulan Pelatih Jaranan di Malang Bertambah

Rabu, 26 Jan 2022 13:28 WIB
Reporter :
Achmad Titan
Polresta Malang Kota saat menggelar konferensi pers kasus pencabulan terhadap 7 siswi SMP yang dilakukan pelatih jaranan YR. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Malang - Korban pencabulan YR (37) pelatih tari jaranan di Kota Malang bertambah 3 orang. Sehingga kini total korbannya menjadi 10 orang.

Hal itu dijelaskan oleh Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo, Rabu (26/1/2022). "Total korban sementara 10 orang. Mereka melapor ke petugas pada 21-22 Januari kemarin. Mereka juga sudah melakukan visum," jelasnya.

Namun ketiganya belum diperiksa intensif, sebab petugas menunggu kesiapan mereka.

Baca juga: Ponpes Mambaul Hikam Trenggalek Terancam Dicabut Izinnya, Gegara Kiai Cabul

"Nanti kalau korban sudah siap baru kita mintai keterangan. Semoga proses pemberkasan kasus cepat sehingga proses penyelesaian proses hukum rampung," tutupnya.

Baca juga: Kiai Cabul di Trenggalek Divonis 14 Tahun Penjara dan Bayar Restitusi Rp106 Juta

Baca Juga: Cabuli 7 Siswi SMP di Rumah Istri Siri, Pelatih Jaranan Dibekuk Polresta Malang

\

Sebelumya, seorang pelatih jaranan di Malang mencabuli para muridnya dengan modus melakukan meditasi agar bisa menari dengan baik.

Baca juga: Pria Jember Cabuli Anak Tetangga saat Mandi di Sungai

Terpisah, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polresta Malang Kota dalam mengungkap kasus predator anak di wilayah Kota Malang, Jawa Timur.

"Kami memberikan dukungan semangat bagi penyidik yang menangani perkara anak. Setelah beberapa bulan lalu sebelum kejadian Semeru juga menangani kasus anak dibully juga dikerjakan secara cepat," tuturnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Malang

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler