4.500 Polisi dan TNI Disebar 62 Titik, Siap Amankan Peringatan 1 Abad NU

Senin, 06 Feb 2023 17:10 WIB
Reporter :
Zainul Fajar
Pangdam V Brawijaya, kapolda dan gubernur Jatim soal pengamanan 1 Abad NU di Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto memastikan bahwa pasukan gabungan TNI-Polri sudah tersebar di 62 titik zona pengamanan acara semarak 1 Abad NU di Sidoarjo.

Toni mengatakan, 62 titik zona pengamanan tersebut tersebar di area GOR Delta Sidoarjo hingga luar GOR. Pasukan akan memantau penumpukan massa yang terjadi selama event akbar tersebut.

"Ada 62 titik konsentrasi yang kita siapkan dan beberapa titik tambahan yang memang semuanya bisa kita pantau dari monitoring center," tegas Toni, Senin (6/2/2023).

Baca juga: 5.264 Petugas Pengaman Dikerahkan Jaga TPS, Pj Wali Kota Malang: Cek Kesiapannya

Toni menyebut, 4.500 anggota gabungan TNI-Polri mulai diterjunkan ke Sidoarjo dalam kegiatan pengamanan.

Baca juga: 5.598 Personel Gabungan di Kota Malang Siap Amankan TPS

"4.500 anggota gabungan dalam kegiatan pengamanan ini dan zonasi yang telah kita persiapkan juga mempermudah kita memantau pendeteksian isu-isu misalnya soal penumpukan massa, kriminal dan lain sebagainya," paparnya.

\

Selain memetakan isu-isu kriminalitas, diterjunkannya pasukan di 62 titik tersebut juga menjadi upaya pendeteksian dini dan penekanan angka kriminalitas yang terjadi.

Baca juga: Polres Bangkalan Siagakan Ratusan Personel di 6 Pos untuk Pengamanan Malam Tahun Baru

Sementara Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf menambahkan bahwa massa nahdliyyin yang hadir diharapkan tertib dari mulainya acara hingga akhir.

"Himbauan saya, gubernur, dan kapolda kepada massa nahdliyyin yang memang akan datang ke sini dengan niat yang baik. Mari tertibkan diri dengan peraturan yang ada. Kalau semua tertib, maka acara berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Sidoarjo

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler