jatimnow.com - Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tambakrejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban terpaksa diliburkan akibat banjir luapan Sungai Bengawan Solo.
Terlihat air banjir yang keruh berwarna kecoklatan menggenangi halaman sekolah tersebut.
Bidang Administrasi SDN 2 Tambakrejo, Sugito mengungkapkan, banjir merupakan hal yang sudah biasa, karena terjadi setiap Sungai Bengawan Solo meluap.
Baca juga: Siaga Banjir, Gubernur Khofifah Kunjungi Warga Terdampak di Lamongan
Menurutnya, pada tahun ini sudah dua kali banjir merendam sekolahnya. Sehingga aktivitas belajar mengajar terpaksa diliburkan.
Baca juga: Terdampak Banjir, Siswa di Lamongan Inisiatif Bersihkan Sungai Dari Eceng Godok
"Ketinggian air di halaman sekolah ini mencapai tinggi lutut orang dewasa, sehingga tidak memungkinkan untuk tetap dilakukan aktivitas belajar mengajar. Ya terpaksa harus diliburkan sementara sampai surut," ujar Sugito.
Sementara warga setempat, Subakir mengungkapkan bahwa desanya sudah menjadi langganan banjir setiap Sungai Bengawan Solo meluap. Bencana itu sudah berlangsung sejak belasan tahun lalu hingga saat ini.
Baca juga: Lilin Duka BEM FISIP UMJ, Banjir Sumatra Harusnya Bencana Nasional
"Mudah-mudahan tanaman padi yang terendam banjir dapat diselamatkan mas," singkatnya.
Selain merendam sekolah, banjir ini memang menggenangi hektaran sawah serta jalan desa itu.