Pixel Code jatimnow.com

Warga Perumahan di Jember Gelar Audiensi Dengan Pemkab, Ini Tuntutannya

Editor : Bramanta   Reporter : Sugianto
Foto: Warga Perumahan Villa Indah Tegal Besar audiens dengan Pemkab Jember (Ali/jatimnow.com)
Foto: Warga Perumahan Villa Indah Tegal Besar audiens dengan Pemkab Jember (Ali/jatimnow.com)

jatimnow.com-Warga Perumahan Villa Indah Tegal Besar menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Jember melalui Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, Sabtu malam (21/2/2026). Pertemuan tersebut membahas persoalan banjir yang kerap melanda kawasan perumahan akibat luapan Sungai Bedadung.

Perwakilan warga, Ahmad Syaifudin, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemkab Jember yang bersedia menerima aspirasi dan mencari solusi.

“Terima kasih kami kepada Gus Bupati yang begitu serius dalam menangani persoalan banjir yang menimpa kami warga Perumahan Villa Indah Tegal Besar dan beberapa perumahan lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, banjir yang terjadi bukan disebabkan hujan lokal di kawasan perumahan, melainkan luapan Sungai Bedadung saat wilayah hulu diguyur hujan.

“Karena hujan di perumahan kami tidak menyebabkan banjir. Banjir di perumahan kami disebabkan air dari Sungai Bedadung yang meluap. Kadang di tempat kami tidak hujan, namun di wilayah hulu sungai hujan deras, maka air Sungai Bedadung akan meluap,” ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, warga menyampaikan sembilan tuntutan, di antaranya normalisasi Sungai Bedadung, pembangunan tanggul kokoh dan pagar pengaman oleh pengembang PT Sembilan Bintang Lestari (SBL), rekayasa drainase, hingga relokasi warga terdampak tanpa biaya.

Baca juga:
SDN Pecoro 02 Jember Disegel Ahli Waris, Pemkab Pastikan Siswa Tetap Sekolah

Warga juga meminta keringanan angsuran (relaksasi), pengukuran ulang batas sempadan sungai oleh Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Jember, serta peninjauan ulang seluruh perizinan yang telah diterbitkan.

Menanggapi tuntutan ini, Ketua Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Jember, Ahmad Imam Fauzi menegaskan audiensi tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam merespons keluhan warga.

“Pertemuan hari ini bentuk kehadiran Pemkab Jember di bawah arahan Gus Bupati atas penderitaan yang dialami warga perumahan yang menjadi korban banjir,” tuturnya.

Baca juga:
Kejahatan Online Meningkat, Indosat Hadirkan IM3 SATSPAM+

Fauzi menyebut pihaknya akan melakukan langkah teknokratis untuk mencari solusi komprehensif. Ia juga mengindikasikan adanya persoalan tata ruang terkait berdirinya perumahan tersebut.

“Kami tidak ingin menyalahkan pemerintah sebelumnya, namun kami menilai ada kebijakan yang keliru atas terbitnya perizinan Perumahan Villa Indah Tegal Besar, karena lokasinya berada di bantaran sungai,” tegasnya.

Pemkab Jember memastikan akan menindaklanjuti hasil audiensi dengan kajian teknis bersama instansi terkait guna merumuskan solusi jangka pendek maupun jangka panjang atas persoalan banjir yang dikeluhkan warga.