jatimnow.com - Puluhan pejabat dan camat di lingkup Pemkab Tulungagung menjalani tes urine di Pendopo Kongas Arum Kusumaning bongso. Tes urine ini merupakan salah satu upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba bagi para ASN.
Terdapat 8 pejabat yang tidak mengikuti tes urine ini. Mereka akan dilakukan tes urine secara terpisah.
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan para pejabat tersebut juga menandatangani pakta integritas bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat. Dalam pakta integritas ini mereka menyepakati untuk menciptakan lingkungan kerja bebas narkoba.
Baca juga: Rutan Sumenep Cek Ponsel Pegawai, Cegah Judi Online
Langkah ini menyusul terungkapnya dua oknum ASN di Dinas Kesehatan Tulungagung, yang tertangkap Polda Jatim saat menggelar pesta narkoba di Surabaya.
"Ini merupakan komitmen kita untuk memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkoba di lingkup Pemkab Tulungagung," ujarnya, Jumat (14/6/2024).
Sebanyak 71 pejabat diundang dalam kegiatan ini. Mereka merupakan kepala dinas dan camat. Dari jumlah tersebut 8 pejabat tidak hadir.
Baca juga: 172 Pengunjung RHU di Surabaya Jalani Tes Urin, Ini Hasilnya
Heru mengatakan mereka telah izin karena sedang ada acara di luar kota. Meskipun begitu mereka akan tetap menjalani tes urine secara terpisah.
"Nanti mereka akan lapor ke Sekda dan langsung dilakukan tes urine," tuturnya.
Berdasarakan hasil pemeriksaan tes urine, tidak ada yang dinyatakan positif narkoba. Pelaksanaan tes urine ini juga akan dilakukan di tiap OPD. Hal ini sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Baca juga: Polda Jatim Dalami Kemungkinan Kasat Narkoba Polres Blitar sebagai Pengedar
"Tentunya tes urine juga akan dilakukan di setiap OPD, sebagai langkah awal kepala dinas dan camat dulu yang di tes urine," pungkasnya.