jatimnow.com - Tim gabungan Satpol PP Sidoarjo bersama TNI-Polri menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di Kecamatan Krembung, Sidoarjo yang ditengarai sebagai kawasan prostitusi, Kamis (27/2/2025). Diwarnai aksi kejar-kejaran, tim berhasil mengamankan 7 PSK dan para penjudi.
Kepala Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan mengatakan, operasi ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, dengan fokus pada penertiban praktik prostitusi dan peredaran minuman keras (miras).
"Hasilnya, Satpol PP Sidoarjo mengamankan tujuh Pekerja Seks Komersial (PSK), selanjutnya akan dibawa ke Liponsos untuk mendapatkan pembinaan," ucap Yani.
Baca juga: Razia Petasan di Kota Malang Mulai Pekan Depan
Selain itu, pihaknya juga mengamankan tiga orang penjudi dan pedagang miras. Mereka diamankan untuk pembinaan lebih lanjut.
"Meski sempat terjadi pengejaran di area persawahan dan kebun tebu terhadap beberapa orang yang mencoba melarikan diri, petugas akhirnya berhasil menangkap mereka," jelas Yany.
Ia melanjutkan, tujuan dari operasi ini adalah untuk menciptakan suasana kondusif selama Ramadan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan operasi serupa untuk memastikan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga selama bula suci.
Baca juga: 776 Gram Sabu Disita, 84 Pelaku Diamankan di Mojokerto
"Hari ini kami menyasar Kecamatan Krembung untuk menindak praktik prostitusi dan peredaran miras. Alhamdulillah, operasi berlangsung lancar meskipun ada beberapa orang yang mencoba melarikan diri," terangnnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat selama Ramadan. Termasuk lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi terselubung, peredaran miras, dan perjudian.
Selain itu, usaha hiburan umum juga wajib mematuhi Surat Edaran (SE) Bupati Sidoarjo, di mana seluruh bentuk hiburan umum akan ditutup selama bulan Ramadan.
Baca juga: Ribuan Botol Miras Dimusnahkan saat Apel Operasi Ketupat Polres Tulungagung
Saat ini, Satpol PP masih melakukan pendataan terhadap para pelanggar untuk mengetahui asal domisili mereka, mengingat Kecamatan Krembung berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto.
"Kami masih memetakan berapa orang yang berasal dari Sidoarjo dan berapa yang dari Mojokerto," pungkasnya.