jatimnow.com - Eks pengurus DPC PDIP Surabaya Achmad Hidayat nyaris bakar diri di depan kantor DPC PDIP Surabaya. Aksi nekat sebagai tantangan terhadap Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.
Achmad Hidayat yang datang sekitar pukul 13.35 WIB mengenakan kemeja partai PDIP berwarna merah, bersarung dan memakai kopiah. Di tangannya, tampak tiga botol spirtus ukuran 1,5 liter serta sebilah keris.
Begitu turun dari mobil, ia langsung menyiramkan spirtus ke tubuhnya. Belum sempat menyalakan korek api, Satgas PDIP bersama aparat dan kepolisian berpakaian preman sigap mengamankannya.
Baca juga: PDIP Surabaya Tanggapi Opsi Pergantian Adi Sutarwijono dari Kursi DPRD
"Ojok wedi mbek Armuji, enggak ngara wani de’e, (Jangan takut sama Armuji, tidak mungkin berani dia),” teriak Achmad sambil berontak saat diamankan.
Ia juga mengingatkan, bahwa Satgas PDIP yang berjaga berfungsi untuk menjaga partai, bukan kepentingan pribadi.
"Satgas, sing mbok jogo partai loh ya, bukan kepentingan orang (Satgas, yang kamu jaga partak ya, bukan kepentingan orang,” teriak dia kembali dengan lantang.
Baca juga: PDIP Copot Adi Sutarwijono dari Ketua DPC Surabaya
Achmad juga menegaskan, sosok Armuji hanya memanfaatkan partai PDIP Surabaya untuk kepentingan pribadi.
“De’e wedi dunyoe ilang. Kene nggae nyowo, enggak ngara wani de’e. Ojok nunggangi partai gae kepentingan dewe (Dia takut hartnya hilang. Saya pakai nyawa, dia tidak akan berani. Jangan menunggangi partai untuk kepentingan pribadi),” ucapnya.
Ia meneriakkan nama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk tetap menjadi Ketua Umum PDIP.
Baca juga: DPRD Surabaya: Pembatasan Transportasi jelang Lebaran Bisa Ganggu Ekonomi
"Hidup Megawati, hidup PDI Perjuangan!”
Aksi nekat Achmad diduga dipicu konflik internal usai dirinya dipecat dari posisi Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya, dan Adi Sutarwijono yang dipecat dari kursi Ketua DPC PDIP Surabaya. Langkah pemecatan itu disebutnya dimotori oleh sejumlah pengurus DPC PDIP Surabaya.