jatimnow.com - Tercatat sebanyak 246 rumah rusak di Kepulauan Sapudi, Sumenep akibat gempa berkekuatan Magnitudo 6,4 di Timur Laut Situbondo.
Berdasar hasil tinjauan Gubernur Jatim Seokarwo bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V Brawijaya Mayjen Arif Rahman (forpimda), kerusakan terparah akibat gempa terjadi di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Nung Gunong serta Kecamatan Gayam.
Melalui Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan bahwa lokasi yang rusak parah di Kepulauan Sapudi, Kecamatan Nuk Gunong dan Kecamatan Gayam.
"Dua kecamatan itu yang dilaporkan oleh Bapak Kapolda yang rusak parah terkena dampak Gempa di Pulau Sapudi," ujar Barung
Sementara itu, untuk korban disana yang paling banyak dari Kecamatan Gayam, Desa Prambanan. Para korban berada di Puskesmas.
"Korban tersebut berada di Puskesmas di desa Prambanan," kata Barung.
Berdasarkan data yang dikirimkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, korban luka dari Kecamatan Gayam 10 desa yang paling parah yakni Desa Prambanan terdapat tiga yang meninggal.
Sementara bangunan di Kecamatan Gayam yang rusak ringan sebanyak 100 rumah, rusak sedang 80 rumah dan rusak berat 30 rumah. Selain itu di Kecamatan Nuk Gunong terdapat 8 desa dengan kerusakan 36 rumah.
246 Rumah di Pulau Sapudi Sumenep Rusak Akibat Gempa Situbondo
Kamis, 11 Okt 2018 18:01 WIB
Reporter :
Arry Saputra
Arry Saputra
Berita Sumenep
Geger Air Sumur Bau Menyengat, Ternyata Ada Jasad Nenek yang Hilang di Sumenep
Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean
Founder Moell Tempuh 15 Jam ke Pulau Mamburit Demi Kesehatan Anak
Moell On Mission Hadirkan Akses Kesehatan Layak di Kepulauan Kangean
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Berita Terbaru
Geger Air Sumur Bau Menyengat, Ternyata Ada Jasad Nenek yang Hilang di Sumenep
Main dengan 10 Orang, Amerika Serikat Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Kloter Terakhir Mendarat, Operasional Haji Debarkasi Surabaya 2026 Resmi Ditutup
PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi
Ikhtiar Buruh Kebun Banyuwangi Mengikis Diskriminasi Gender di Ladang
Tretan JatimNow
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Terpopuler
#1
Prakiran Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#2
PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi
#3
Bongkar Kasus Internasional, AKBP Edy Herwiyanto Raih 6 Penghargaan
#4
Ikhtiar Buruh Kebun Banyuwangi Mengikis Diskriminasi Gender di Ladang
#5