jatimnow.com - Aksi demo di depan Gedung Negara Grahadi berjalan ricuh. Demonstran mengamuk. Sejumlah fasilitas hingga motor dibakar peserta aksi demo.
Demo yang mengusung tema aksi solidaritas ojol yang meninggal tertabrak mobil Brimob ini menghancurkan barikade kawat berduri yang didirikan polisi. Pagar pun dirobohkan.
Tak hanya itu, sejumlah motor yang terparkir di sebelah pagar juga tak luput dari amukan demonstran.
Baca juga: Ojol Surabaya Aksi Lilin, Kenang Rekan yang Tewas
Sebelum ricuh, mereka berkumpul di Taman Apsari, lalu bergerak ke arah pintu gerbang masuk Gedung Grahadi. Mereka langsung memblokade Jalan Gubernur Suryo.
Kebanyakan dari demonstran berpakaian serba hitam. Ada juga yang mengenakan jaket ojek online (ojol). Setelah sukses memblokade Jalan Gubernur Suryo, mereka meneriakkan aspirasinya, di susul lemparan batu.
Baca juga: Polda Jatim Investigasi Aktor Demo Ricuh di Surabaya
Gerbang pintu masuk Gedung Grahadi dikunci. Polisi juga membuat barisan di depan pintu gerbang mengenakan tameng serta memarkirkan mobil taktis.
"Jangan lempar-lempar," kata petugas kepolisian dari pengeras suara.
Massa lalu menyeret kawat berduri yang telah terpasang di depan Gedung Grahadi hingga ke tengah jalan.
Baca juga: Malam Makin Mencekam, Demonstran Bakar Sejumlah Pos Polisi di Surabaya
Lemparan batu terus terjadi. Polisi kemudian menyemprotkan water cannon ke arah demonstran hingga berkali-kali.
Selain itu juga membawa sejumlah poster bertuliskan "Adili segera pelaku pelanggaran HAM berat" dan "usut tuntas Tragedi Kanjuruhan", dan lainnya.