jatimnow.com - Aksi bela ojek online (ojol) yang tertabrak kendaraan rantis Brimob di Surabaya berjalan dengan ricuh.
Ketegangan antara massa demonstran dan petugas tak dapat dihindarkan saat massa memaksa masuk area halaman Gedung Negara Grahadi yang dijaga ketat petugas.
Saling lempar batu, merobohkan pagar Grahadi hingga aksi bakar motor pun tak dapat dihindarkan.
Baca juga: Jalan Wonokromo Surabaya Dijaga Ketat, Tambahan Demonstran Dihalau
Untuk meredam aksi massa, petugas menembakkan water cannon dan gas air mata. Tembakan gas air mata ini juga sempat melibatkan salah satu jurnalis Surabaya menjadi korban.
FOTO 1: Polisi berlindung dari lempara massa aksi di depan gedung grahadi (Ridhoi for jatimnow.com)
Foto 2 : Massa menghindari semprotan water canon dari mobil petugas (Ridhoi/jatimnow.com)
Foto 3: Massa berusaha merobohkan pintu masuk gedung grahadi (Ridhoi for jatimnow.com)
Foto 4: Massa melempari polisi yang berjaga saat pelaksanaan unjuk rasa di depan gedung grahadi (Ridhoi for jatimnow.com)
Baca juga: Klarifikasi Polda Jatim Tangani Demo Ricuh Surabaya Pakai Gas Air Mata
Foto 5 : Massa melakukan aksi pembakaran di depan gedung grahadi (Ridhoi for jatimnow.com)
Foto 6 : Massa melakukan pelemparan terhadap polisi yang berjaga (Ridhoi for jatimnow.com)
Foto 7 : Massa berlindung dari semprotan water canon dari mobil petugas (Ridhoi for jatimnow.com)
Baca juga: Ojol Surabaya Aksi Lilin, Kenang Rekan yang Tewas
Foto 8 : Massa melempar helm dalam aksi unjuk rasa di depan gedung grahadi (Ridhoi for jatimnow.com)
Foto 9: Bendera One Piece berkibar dalam aksi unjuk rasa di depan gedung grahadi (Ridhoi for jatimnow.com)
Foto 10 : Massa melakukan aksi pembakaran kendaraan di depan gedung grahadi (Ridhoi for jatimnow.com)
Foto 11 : Massa menghindari tembakan gas mata air dari petugas (Ridhoi for jatimnow.com)