jatimnow.com - Di tengah demo ricuh di Grahadi Surabaya dan berlanjut aksi pembakaran pos Polisi, ribuan pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online dari wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo) menggelar aksi damai dan solidaritas spontan di halaman Polda Jatim pada Jumat (29/8/2025) malam.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas terhadap Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang tewas akibat insiden dengan kendaraan Brimob di Jakarta.
Aksi yang diwarnai doa bersama dan penyalaan lilin dengan iringan lagu "Gugur Bunga" ini menciptakan suasana haru.
Kehadiran Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Afianto dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, yang berbaur dan turut menyalakan lilin, menambah kesan mendalam pada acara tersebut.
Baca juga: Jalan Wonokromo Surabaya Dijaga Ketat, Tambahan Demonstran Dihalau
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Afianto menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf atas insiden yang menimpa Affan Kurniawan.
"Kami mengucapkan turut berduka cita. Meminta maaf atas tragedi ini, serta kita doakan bersama agar almarhum Affan Kurniawan diterima di sisi Allah," ujarnya.
Kapolda juga menambahkan bahwa tujuh orang telah diperiksa dan ditahan terkait insiden tersebut, dan institusi Polri sedang melakukan investigasi mendalam.
Baca juga: Klarifikasi Polda Jatim Tangani Demo Ricuh Surabaya Pakai Gas Air Mata
Agus Ardianto, seorang pengemudi ojol dengan pengalaman sembilan tahun, mengkritisi kinerja polisi dalam mengamankan aksi demo.
"Karena kami (ojol) juga rakyat Indonesia. Bapak polisi bekerja dibayar rakyat. Saya menangis ndelok koncoku (melihat teman seprofesi) tewas dilindas mobil taktis Brimob. Kalau menindak, lebih humanis, pak," serunya.
Ersha Pradana Putra, yang telah menjadi pengemudi ojol sejak 2016, juga menyampaikan harapannya.
"Semoga para pelaku oknum Brimob bisa diproses secara transparan dan dihukum seberat-beratnya," ujarnya.
Sementara menurut Dian Palupi, seorang pengemudi ojol perempuan dari Driyorejo, Gresik, bahwa uang masih bisa dicari. Namun solidaritas dan empati terhadap sesama rekan seprofesi di atas segalanya.
Daniel Lukas Rorong, salah satu penggagas dan koordinator aksi, bersyukur bahwa aksi solidaritas berjalan damai hingga selesai.
Baca juga: Polda Jatim Investigasi Aktor Demo Ricuh di Surabaya
Ia juga menyerukan kepada seluruh pengemudi online di Indonesia untuk tidak mudah terpancing provokasi yang dapat berujung pada tindakan anarkis.
"Kita kawal bersama-sama proses hukum atas insiden tewasnya rekan kita Affan Kurniawan dan percayakan pada pihak-pihak berwenang, serta berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari," harapnya.
Hingga berita ini ditayangkan, demo Surabaya masih berlanjut. Massa melakukan pembakaran pos Polisi di sejumlah titik di Surabaya.