Tak Bisa Berenang, Bocah 10 Tahun di Tulungagung Tewas Tenggelam di Kubangan Air

Senin, 24 Nov 2025 08:59 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Foto: Polisi lakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Polres Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com-Seorang bocah 10 tahun di Kabupaten Tulungagung meninggal dunia di sebuah kubangan air dekat Sungai Brantas, Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan. Kordan diketahui berinisial DKP (10) warga setempat. Warga yang melihat korban mengambang berusaha melakukan evakuasi. Tidak ditemukan adanya luka-luka pada tubuh korban. Diduga kuat korban tenggelam karena tidak bisa berengan di kubangan air tersebut.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto mengatakan peristiwa tersebut terjadi kemarin. Korban awalnya pergi bermain sepeda bersama seorang temannya. Mereka kemudian mengendarai sepeda di sekitar Sungai Brantas. Saat tiba di lokasi kejadian mereka bermain air. Tak puas hanya bermain air mereka mencoba masuk ke dalam kubangan. Namun kubangan tersebut cukup dalam sehingga kaki mereka tidak sampai ke dasar.

“Korban awalnya bermain bersama temannya di sekitar sungai. Mereka kemudian masuk ke kubangan air sedalam sekitar 1,5 meter. Karena kedalaman tidak terjangkau, korban tenggelam dan tidak dapat diselamatkan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Baca juga: Sidak Gas LPG di Tulungagung, Temukan Antrian Pembelian di Pangkalan

Melihat hal tersebut, teman korban berteriak minta tolong. Tak lama kemudian terdapat warga yang mendengar dan mendatangi lokasi kejadian. Namun karena kubangan terlalu dalam warga tersebut berusaha mengevakuasi korban mengenakan galah bambu. Beberapa warga yang mendengar teriakan juga datang dan mereka berenang mengevakuasi tubuh korban yang sudah mengambang.

Baca juga: Polres Tulungagung Larang Penggunaan Sound Horeg Dalam Kegiatan SOTR

"Korban dievakuasi oleh warga yang berenang dan membawa jenazah korban ke tepi," tuturnya.

\

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Mereka juga melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca juga: Operasi Keselamatan Semeru di Tulungagung Telah Rampung, Ini Hasilnya

“Hasil visum luar menunjukkan korban meninggal akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Tulungagung

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler