jatimnow.com – Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Perak mendadak tegang pada Senin (29/12/2025) pagi. Kapal kontainer Verizon Surabaya dilaporkan mengalami kebakaran hebat yang melalap ruang mesin hingga area penyimpanan bahan bakar minyak (BBM).
Laporan kontainer terbakar masuk ke Command Center 112 sekitar pukul 05.16 WIB. Mengingat objek yang terbakar adalah kapal bermuatan besar dengan bobot 13.000 ton, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya langsung menerjunkan belasan unit tempur ke lokasi.
Petugas tiba di Jl. Prapat Kurung Utara hanya dalam waktu empat menit setelah laporan diterima. Fokus utama petugas adalah melokalisir titik api agar tidak merambat ke seluruh badan kapal sepanjang 145 meter tersebut.
Baca juga: Tol Laut Pelni 2026 Mulai Berlayar, Targetkan Pangkas Harga hingga 40 Persen
Medan yang sulit membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Api berkobar di area seluas 20 meter persegi dengan kedalaman mencapai 6 hingga 7 meter, memanjang dari dek atas hingga ke bagian bawah lambung kapal.
"Unit Tempur Pos Pegirian tiba pertama kali dan langsung melakukan serangan jantung pada titik api," ujar petugas Command Center 112 Surabaya, Mario, Senin (29/12).
Total 19 unit kendaraan pemadam, termasuk 5 tim rescue dan 3 unit bantuan dari PMK Pelindo, dikerahkan untuk mengepung api.
Butuh waktu hampir empat jam bagi petugas untuk memastikan api pokok benar-benar padam pada pukul 09.05 WIB.
Meski api pokok sempat padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Dalam proses pembasahan, tim rescue sempat menemukan satu titik api baru yang tersembunyi, sehingga penyisiran ulang dilakukan secara menyeluruh.
Baca juga: Pelindo Regional 3 Layani 373 Ribu Penumpang Selama Libur Nataru
Berdasarkan data di lapangan, kapal tersebut mengangkut total 9 ton BBM utama dan 2 ton cadangan BBM hitam. Akibat kebakaran ini, persediaan bahan bakar di dalam kapal dilaporkan menyusut drastis.
"Saat ini BBM yang tersisa diperkirakan tinggal 40 persen dari kapasitas semula," tambah laporan resmi dari petugas lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden di Kelurahan Perak Utara tersebut.
Petugas memastikan situasi telah kondusif setelah proses pendinginan selesai dilakukan oleh pihak PMK Pelindo pada pukul 09.58 WIB.
Baca juga: Arus Peti Kemas TPS Surabaya Tembus 1,5 Juta TEUs Sepanjang 2025
Mengenai penyebab pasti munculnya api di ruang mesin, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam.
Kerugian materiil diprediksi cukup besar mengingat kerusakan signifikan pada area teknis kapal kontainer raksasa tersebut.
Penanganan darurat ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari BPBD Kota Surabaya, Satpol PP, PMI, hingga Posko Terpadu Kasuari.