Mobilitas Warga Surabaya Melonjak, Commuter Line Jadi Pilihan Utama

Rabu, 31 Des 2025 17:27 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Ribuan warga memilih transportasi massal berbasis rel, Commuter Line, sebagai andalan untuk menembus padatnya lalu lintas kota. (Foto: Humas KAI/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kombinasi libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025-2026 bersamaan dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA) telah memicu lonjakan mobilitas warga di Surabaya dan sekitarnya.

Ribuan warga memilih transportasi massal berbasis rel, Commuter Line, sebagai andalan untuk menembus padatnya lalu lintas kota.

Hingga Selasa (31/12), KAI Commuter mencatat layanan Commuter Line Wilayah 8 Surabaya telah mengangkut 748.809 pengguna. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi yang dikenal aman, terjangkau, dan tepat waktu tersebut.

Baca juga: Nataru 2026, Pertamina Jatimbalinus Jamin Ketersediaan BBM, LPG & Avtur

Rata-rata, pada hari kerja tercatat 52.928 pengguna per hari, sementara di akhir pekan sedikit lebih tinggi, yaitu 53.796 pengguna per hari.

Corporate Secretary Vice President KAI Commuter, Karina Amanda, memaparkan bahwa fenomena WFA yang diterapkan pada 29–31 Desember 2025 turut mendorong pergerakan masif masyarakat. Warga bergerak menuju berbagai tujuan: dari permukiman, pusat ekonomi, hingga destinasi wisata populer.

"Momentum libur akhir tahun, digabung dengan kebijakan WFA, memang memicu pergerakan masyarakat. Commuter Line Wilayah 8 Surabaya terus berkomitmen memberikan layanan optimal, baik untuk liburan, silaturahmi, atau aktivitas lainnya," ujar Karina.

Tiga stasiun menjadi episentrum pergerakan ini: Stasiun Surabaya Gubeng melayani 91.955 pengguna, Stasiun Wonokromo dengan 65.516 pengguna, dan Stasiun Malang yang mencapai 54.036 pengguna.

Baca juga: Libur Maulid, KAI Daop 8 Surabaya Catat Rekor Penumpang

Sementara itu, Commuter Line Dhoho menjadi rute terpadat dengan 51.049 pengguna, diikuti Commuter Line Penataran (39.999), dan Commuter Line Supas (15.233). Rute-rute ini menghubungkan kawasan-kawasan vital dengan tingkat aktivitas tinggi di Jawa Timur.

\

Di tengah euforia libur akhir tahun, KAI Commuter juga meningkatkan kewaspadaan operasional. Hujan deras yang kerap mengguyur Surabaya dalam beberapa hari terakhir meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di area peron yang licin.

Karina Amanda mengimbau seluruh pengguna untuk lebih berhati-hati. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama.

Baca juga: Libur Tujuh Belasan, KAI Daop 8 Surabaya Siapkan KA Tambahan

"Selain keselamatan, kami mengajak seluruh pengguna menjaga kebersihan stasiun dan kereta, mengawasi anak-anak, serta selalu memperhatikan barang bawaan pribadi," tambahnya.

KAI Commuter menyarankan penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan aplikasi KAI Access untuk pembelian tiket.

Tiket kereta api dapat dibeli sejak H-7 sebelum keberangkatan, sebuah langkah preventif agar perjalanan tetap aman, tertib, dan lancar hingga pergantian tahun nanti.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler