Pixel Code jatimnow.com

Warga Jatim Tak Perlu Panic Buying, Stok LPG Melimpah Selama Long Weekend

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Warga membeli LPG 3kg di pangkalan resmi. Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG hingga 1 juta tabung di Jawa Timur. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Warga membeli LPG 3kg di pangkalan resmi. Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG hingga 1 juta tabung di Jawa Timur. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Masyarakat Jawa Timur bisa bernapas lega saat menikmati libur panjang yang bertepatan dengan perayaan Imlek dan awal Ramadan 1447 Hijriah pekan ini.

Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG Jatim dalam posisi aman untuk mengawal mobilitas serta kebutuhan dapur warga yang diprediksi melonjak tajam.

Momen langka ini menciptakan libur empat hari berturut-turut, mulai Sabtu (14/2) hingga Selasa (17/2). Bersamaan dengan itu, umat muslim juga bersiap menyambut bulan suci Ramadan.

Mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina menyiagakan seluruh infrastruktur distribusi di wilayah Jatimbalinus demi menjamin energi tetap sampai ke tangan konsumen tanpa hambatan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengungkapkan bahwa LPG menjadi komoditas paling diburu selama dua hari besar ini.

Pihaknya menjalankan skema penyaluran fakultatif, yakni pasokan tambahan di luar jatah reguler untuk meredam potensi kelangkaan.

"Kami menyiapkan tambahan pasokan lebih dari 68 persen dari rata-rata konsumsi harian. Total ada 1.096.295 tabung LPG yang kami sebar ke seluruh wilayah Jawa Timur agar masyarakat bisa merayakan Imlek dan awal Ramadan dengan tenang," kata Ahad.

Baca juga:
Borong Takjil Sambil Cek Promo Bright Gas, Solusi Hemat di Bulan Ramadan

Selain urusan dapur, sektor transportasi juga mendapat perhatian khusus. Pertamina mulai mempertebal cadangan BBM (build up stock) di berbagai SPBU.

Pemeriksaan intensif terhadap fasilitas sarana dan prasarana juga dilakukan guna menjamin takaran (quantity) maupun kualitas (quality) BBM yang diterima kendaraan masyarakat tetap terjaga.

Ahad meminta warga agar tetap bijak dalam berbelanja dan tidak terpancing isu kelangkaan yang sering memicu aksi borong atau panic buying.

Baca juga:
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan Gas LPG di Wilayah Kediri Raya

"Belilah sesuai kebutuhan, jangan berlebihan. Kami minta masyarakat tidak mudah terhasut informasi liar yang belum tentu benar. Jangan sampai kekhawatiran ini justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi," tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar penyaluran subsidi tepat sasaran. LPG 3 kg tetap diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu, sementara masyarakat yang masuk kategori mampu diimbau beralih ke produk non-subsidi seperti Bright Gas.

Jika menemukan kendala layanan atau membutuhkan informasi produk, warga bisa langsung menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.