jatimnow.com – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memastikan ketersediaan stok bahan pangan di Kota Kediri dalam kondisi aman, dengan fluktuasi harga yang relatif terkendali.
Kepala DKPP Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, menyampaikan hal tersebut usai melakukan monitoring rutin harga komoditas pangan di Pasar Setono Betek, Kamis (15/1/2025).
Berdasarkan hasil pantauan, sebagian besar komoditas pangan menunjukkan tren stabil hingga mengalami penurunan harga. Namun, terdapat satu komoditas yang mengalami kenaikan, yakni beras medium.
Baca juga: Sepekan Jelang Nataru, Satgas Pangan Lamongan Sidak Toserba dan Pasar Tradisional
“Secara umum sebagian besar komoditas stabil dan cenderung turun. Namun ada satu komoditas, yaitu beras medium, yang mengalami sedikit kenaikan harga,” jelas Un Achmad Nurdin.
Sementara itu, untuk komoditas minyak goreng, kondisinya saat ini berada pada indikator waspada. Hal tersebut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat serta harga minyak goreng di pasaran yang relatif tinggi sejak pertengahan tahun lalu.
Terkait kondisi cuaca, Un Achmad menegaskan tidak ada dampak signifikan terhadap distribusi maupun ketersediaan stok pangan di pasar. Ia menyebut, memasuki musim panen, fluktuasi harga dapat lebih terkendali dan kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi.
“Untuk komoditas seperti aneka cabai dan bawang merah memang sempat mengalami gangguan pasokan. Namun saat ini sudah tidak berpengaruh besar karena distributor mengambil pasokan dari beberapa daerah sekitar Kota Kediri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Un Achmad menjelaskan stabilitas harga pangan juga ditopang oleh berbagai intervensi pemerintah, seperti penyaluran bantuan pangan, Gerakan Pangan Murah, serta operasi pasar. Langkah tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
DKPP Kota Kediri juga melakukan monitoring harga secara rutin setiap hari guna mencegah terjadinya kepanikan di masyarakat.
“Monitoring kita lakukan harian. Kita pantau, catat, dan analisis indikatornya, apakah aman atau waspada, sehingga bisa menentukan langkah atau intervensi selanjutnya jika diperlukan,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di pasar, berikut update harga sejumlah komoditas pangan per 15 Januari 2026:
• Beras premium: Rp14.800/kg
• Gula pasir: Rp16.667/kg
Baca juga: Jelang Nataru, Harga Sejumlah Bahan di Pasar Basah Trenggalek Tak Stabil
• Minyakita: Rp18.333/liter
• Minyak goreng curah: Rp17.700/liter
• Daging sapi: Rp112.500/kg
• Cabai rawit merah: Rp31.333/kg
Sementara beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga antara lain:
• Beras medium: Rp12.850/kg (sebelumnya Rp12.767/kg)
Baca juga: DKPP Kota Kediri Monitoring Harga dan Stok Bahan Pangan Usai Libur Panjang
• Daging ayam ras: Rp34.333/kg (sebelumnya Rp34.667/kg)
• Telur ayam ras: Rp27.667/kg (sebelumnya Rp28.167/kg)
• Bawang merah: Rp31.333/kg (sebelumnya Rp32.000/kg)
• Bawang putih bonggol: Rp33.333/kg (sebelumnya Rp34.000/kg)
• Cabai merah besar: Rp24.333/kg (sebelumnya Rp24.667/kg)
• Cabai merah keriting: Rp26.000/kg (sebelumnya Rp27.667/kg)