jatimnow.com - Di tengah gempuran fintech, dua siswa SMA Cikal Surabaya, Banyu dan Hanna, muncul dengan solusi segar, yakni aplikasi menabung bernama 'Bling'.
Inovasi tersebut berhasil mengantarkan mereka meraih Juara Harapan 2 di Lomba Peneliti Belia Jawa Timur 2025, kompetisi riset bergengsi yang diikuti oleh pelajar dari seluruh Indonesia.
'Bling' bukan sekadar aplikasi biasa. Banyu dan Hanna merancang aplikasi ini untuk menanamkan kebiasaan finansial yang sehat pada remaja sejak dini. Dengan model bisnis yang inovatif, 'Bling' menawarkan cara yang menyenangkan dan mudah bagi remaja untuk mengelola keuangan mereka.
Baca juga: Manusia Hama Bumi, Esai Siswi Cikal Gugat Arogansi Manusia
"Kami ingin membuat aplikasi yang relevan dengan kehidupan remaja. 'Bling' dirancang agar mudah digunakan dan memberikan manfaat nyata dalam pengelolaan keuangan," kata Hanna.
Lebih dari sekadar penghargaan, kompetisi ini menjadi wadah bagi Banyu dan Hanna untuk mengasah keterampilan penting. Mereka belajar berkolaborasi, mengatur waktu, dan menerima feedback dari para mentor.
"Kompetisi ini mengajarkan kami banyak hal, terutama bagaimana bekerja dalam tim dan menerima masukan," ujar Banyu.
Keterampilan sosial juga berkembang pesat selama kompetisi. Banyu dan Hanna belajar berkomunikasi secara efektif, mencari narasumber, dan melakukan wawancara.
"Saya merasa kemampuan komunikasi saya meningkat pesat. Saya jadi lebih percaya diri dalam menyampaikan ide dan berinteraksi dengan orang lain," kata Banyu.
Inovasi Bling ini membuktikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan yang tepat, mereka mampu mengubah lanskap fintech dan membantu remaja Indonesia meraih kemerdekaan finansial.