jatimnow.com-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Mutiara Rawa Selatan yang berada di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung diketahui belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). SPPG tersebut memasok kebutuhan MBG di SMKN 3 Boyolangu. Ratusan siswa di sekolah tersebut mengalami diare usai menyantap menu MBG yang diproduksi SPPG ini.
Koordinator Wilayah BGN Tulungagung, Sabrina Mahardhika mengatakan SPPG ini baru beroperasi sekitar dua bulan terakhir. Setiap hari SPPG ini mendistribusikan 2.819 porsi MBG. Adapun sasaran penerima manfaat mulai dari pelajar PAUD, TK, SD, SMK hingga ibu hamil dan menyusui.
"Tadi mereka mengirim MBG ke SMKN 3 Boyolangu, tapi karena ada laporan gejala keracunan semua makanan ditarik kembali oleh SPPG," ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: SPPG Pemasok SMKN 3 Boyolangu Diminta Berhenti Sementara Usai Ratusan Siswa Diare
SPPG ini diketahui belum mengantongi SLHS. Saat ini mereka masih dalam proses pengajuan. Sembari menunggu hasil uji laboratorium sisa makanan, untuk sementara waktu operasional SPPG diberhentikan. Pihaknya juga melakukan observasi terkait SOP SPPG.
Baca juga: Ratusan Siswa SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Alami Diare Usai Komsumsi MBG
"SPPG ini baru berjalan dua bulan. Belum memiliki SLHS. Tapi mereka sudah mengajukan, tapi SLHS nya belum keluar," tuturnya.
Saat ini total terdapat 70 SPPG yang telah beroperasi di Tulungagung. Dari jumlah tersebut masih ada 18 SPPG yang belum mengantongi SLHS. Kasus dugaan keracunan SPPG telah terjadi sebanyak dua kali di Tulungagung. Diantaranya, di SMPN 1 Boyolangu pada Oktober 2025 dan di SMKN 3 Boyolangu.
Baca juga: Tak Terima Dimutasi, ASN di Tulungagung Tak Masuk Kantor
"Ini kasus kedua, dan mudah-mudahan tidak ada lagi," pungkasnya.
Sebelumnya, ratusan pelajar di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung mengalami diare usai menyantap MBG dari SPPG Yayasan Mutiara Rawa Selatan di Desa Moyoketen. Satgas MBG Tulungagung telah melakukan peninjauan kondisi lapangan dan mengambil sisa sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium.