jatimnow.com - Tren modest fesyen Indonesia menjelang Ramadan 2026 mulai bergeser ke arah fungsionalitas dan gaya minimalis. Menangkap peluang tersebut, jenama lokal Zyta Delia resmi meluncurkan koleksi spesial dalam kampanye Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale.
Langkah tersebut menjadi jawaban atas tingginya permintaan pasar akan busana yang mudah dipadupadankan (versatile) untuk aktivitas ibadah maupun silaturahmi.
Pendiri Zyta Delia, Zyta Delia Rahma, menyatakan bahwa Ramadan merupakan periode krusial bagi industri kreatif lokal. Menurutnya, kerja sama dengan ekosistem digital memudahkan jenama miliknya membaca pergerakan tren secara real-time.
Baca juga: 20 Desainer dan Perajin Batik Tampilkan Motif Lokal di Hutan Djawatan Banyuwangi
"Zyta Delia lahir untuk menghadirkan produk yang modis namun tetap fungsional. Dukungan Shopee membuat kami bergerak lebih lincah dalam menyediakan koleksi yang relevan dengan keinginan pelanggan saat ini," ujar Zyta.
Perjalanan bisnis Zyta merupakan potret ketangguhan UMKM lokal. Bermodal awal Rp3 juta dan satu mesin jahit rumahan, ia memulai langkahnya karena desakan ekonomi keluarga.
Dari berjualan makanan saat kuliah hingga menjahit hijab secara mandiri, kini Zyta berhasil memberdayakan ratusan tenaga kerja, mulai dari penjahit lokal di Bandung hingga staf operasional di gudang besar.
Ekspansi produknya pun terus berkembang. Tidak hanya fokus pada hijab printing, Zyta Delia kini merambah lini aksesori dan tas.
Salah satu inovasi yang menarik minat pasar adalah penyediaan hingga 25 varian warna tas setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan gaya harian perempuan Indonesia.
Masuk ke ekosistem Shopee sejak 2021 membawa dampak instan. Penjualan Zyta Delia tercatat melonjak hingga 9 kali lipat pada setiap momen kampanye angka kembar.
Baca juga: Sabrina, Siswi Pasuruan Sabet Gelar The Best Inspiratif Puteri Kebaya Indonesia
Bahkan, fitur Shopee Live menyumbang kontribusi masif sebesar 59% dari total penjualan perusahaan sepanjang tahun 2025.
Untuk tren Ramadan 2026, Zyta memprediksi dominasi warna-warna tenang. "Tahun ini, warna lembut seperti Blue Aurora dan White Cloud jadi favorit. Konsumen, terutama Gen Z, lebih menyukai branding minimalis dengan logo emboss dan tas model slouchy yang santai," tambahnya.
Dalam kampanye Shopee 2.2 yang memuncak pada 2 Februari 2026, Zyta Delia menjagokan Jarde Collection, lini tas berbahan jacquard yang dirancang sebagai pelengkap gaya Lebaran.
Bagi masyarakat yang ingin tampil elegan tanpa kesan berlebihan, Zyta membagikan panduan praktis dalam menjaga keseimbangan antara motif dan warna netral.
Kuncinya terletak pada penggunaan busana bermotif yang dipadukan dengan scarf atau tas polos bernuansa kalem agar tampilan tetap terlihat rapi dan tidak terlalu ramai di mata.
Baca juga: 5 Bahan Pakaian yang Cocok Dikenakan saat Cuaca Panas
Sebaliknya, jika Anda memilih baju polos, berikan sentuhan karakter atau statement melalui aksesori seperti tas jacquard yang memiliki tekstur unik atau hijab bermotif yang kontras namun tetap senada.
Transisi dari estetika visual menuju kenyamanan menjadi poin krusial mengingat padatnya agenda silaturahmi, sehingga menjaga harmoni antara warna dan tekstur kain sangatlah diperlukan.
Zyta menekankan bahwa pemilihan bahan yang tepat akan memastikan penampilan tetap cantik sekaligus nyaman saat dikenakan seharian penuh.
Dengan mengombinasikan elemen-elemen tersebut secara cermat, pengguna dapat menciptakan gaya yang fungsional namun tetap memikat untuk berbagai rangkaian acara selama bulan suci.
Masyarakat dapat menikmati promo spesial selama puncak kampanye Shopee 2.2, termasuk pilihan produk serba Rp10.000, diskon Live Video hingga 80%, serta voucher belanja mencapai Rp1.000.000 untuk mendukung persiapan menyambut bulan suci.