Dokter Baru FK Unusa Siap Taklukkan Lumpur Pedalaman Papua

Kamis, 12 Feb 2026 08:38 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Nabila Yusmawati, dokter baru lulusan FK Unusa. (Foto: Humas Unusa/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nabila Yusmawati tidak sekadar membawa pulang ijazah saat resmi menyandang gelar dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa), pada Rabu (11/2/2026).

Gadis kelahiran tahun 2000 ini membawa misi besar, kembali ke tanah kelahirannya di Manokwari untuk menambal lubang keterbatasan tenaga medis di sana.

Lahir dan besar di Papua Barat membuat Nabila paham betul bahwa kesehatan masih menjadi barang mewah di pelosok. Ingatannya terpaku pada perjalanan 12 jam menembus jalanan berlumpur demi mencapai desa terpencil.

Baca juga: FK Unusa Cetak Spesialis Obgyn Berbasis Nutrisi Janin dan Ahli Paru

Saat itu, ia mendampingi ibunya yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat dalam memberikan pelayanan medis.

"Jaraknya sebenarnya tidak seberapa jauh. Masalah utamanya adalah akses jalan yang masih tanah dan sering membuat kendaraan terjebak lumpur sampai berjam-jam," kenang anak sulung dari tiga bersaudara tersebut.

Pengalaman itu justru mengunci tekadnya. Melihat warga desa yang menyambut tim medis dengan tangan terbuka dan hasil kebun sebagai tanda terima kasih, memicu sisi humanis Nabila.

Ia sadar, keberadaan dokter di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) bukan sekadar profesi, melainkan penyambung nyawa.

Inspirasi Nabila pun datang dari rumah. Keteguhan sang ibu dalam melayani masyarakat menjadi standar yang ingin ia capai.

Baca juga: Lupakan Soft Skills! Prof Yusak Unusa Ungkap Rahasia Softbrain Engineer 2026

Ditambah lagi, literatur mengenai dokter-dokter yang membangun Rumah Sakit Apung makin memantapkan langkahnya di jalur ini.

\

"Orang tua memberikan kebebasan penuh, asalkan saya serius dan bertanggung jawab. Mereka selalu berpesan agar tetap rendah hati, tidak sombong, dan selalu menghargai siapa pun tanpa melihat latar belakangnya," tutur Nabila.

Selama menempuh studi di FK Unusa, Nabila aktif mengasah kepekaan sosial melalui Tim Bantuan Medis (TBM) dan berbagai program sukarelawan.

Baginya, menghadapi karakter pasien yang beragam adalah pelajaran yang tidak ia dapatkan di bangku kuliah formal.

Baca juga: FK Unusa Luluskan 46 Dokter, Siap Mengabdi di Daerah Terluar Nusantara

Kini, setelah resmi dilantik, Nabila bersiap pulang. Ia tidak ingin berhenti sebagai dokter umum saja. Ke depan, ia mengincar spesialisasi yang paling dibutuhkan masyarakat Papua, seperti kesehatan anak atau spesialis kulit dan kelamin.

"Saya ingin memberikan akses spesialis yang terjangkau. Fokus saya saat ini adalah mengabdi dulu di Papua sebagai dokter umum, sembari melihat apa yang paling krusial dibutuhkan warga di sana," pungkasnya.

Langkah Nabila menjadi bukti bahwa lulusan FK Unusa didorong untuk tidak sekadar mengejar karier di kota besar, melainkan berani menjemput perubahan di wilayah-wilayah yang paling membutuhkan sentuhan medis.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler