jatimnow.com – Memasuki awal Ramadan, harga sejumlah komoditas di Pasar Pamenang, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri terpantau relatif stabil. Namun, harga cabai rawit merah justru melonjak tajam hingga menembus Rp120 ribu per kilogram, Minggu (22/2/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan, kenaikan harga cabai rawit merah sudah terjadi sejak awal bulan puasa. Pada Jumat (20/2/2026), harga cabai rawit merah masih berada di kisaran Rp110 ribu per kilogram.
“Kemarin Rp110 ribu, sekarang sudah Rp120 ribu. Awal puasa memang terus naik,” kata Sri, salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Pamenang.
Baca juga: Harga Cabai Rawit di Lamongan Tembus Rp80 Ribu per Kg Jelang Nataru
Kenaikan harga cabai rawit merah juga terjadi di Pasar Induk Pare. Berdasarkan data, pada Jumat (21/2/2026), harga cabai rawit merah jenis ori berada di kisaran Rp105 ribu hingga Rp108 ribu per kilogram, sementara jenis asmoro Rp103 ribu hingga Rp106 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang Pasar Induk Pare Rafi menyebut, terbatasnya pasokan dari Jawa Tengah menjadi salah satu faktor penyebab kenaikan harga.
“Pasokan yang masuk dari Jawa Tengah sedikit,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan harga cabai bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu. “Harga di Pasar Induk Pare sulit diprediksi, bahkan bisa berubah tiap jam,” imbuhnya.
Baca juga: Harga Cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo Meroket
Lonjakan harga cabai rawit merah ini dirasa cukup memberatkan, terutama bagi pelaku usaha makanan. Dodi, penjual racikan bumbu halus di Pasar Pamenang, mengaku kenaikan harga bahan baku berdampak langsung terhadap keuntungan yang diperoleh.
“Sangat terasa, jelas mengurangi keuntungan. Harusnya menjelang lebaran bisa dapat untung lebih, tapi karena bahan naik, margin jadi berkurang,” terangnya.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, ia terpaksa mengurangi porsi racikan bumbu agar tetap memperoleh keuntungan. “Porsinya dikurangi. Kalau tidak, ya tidak dapat untung sama sekali,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai aktivitas pasar selama Ramadan tahun ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. “Dua hari kemarin ramai, sekarang sudah sepi, normal seperti hari biasa,” tambahnya.
Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam dan Cabai Rawit di Tulungagung Naik
Sementara itu, harga sejumlah komoditas lain terpantau relatif stabil. Bawang merah berada di kisaran Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, bawang putih Rp30 ribu per kilogram, tomat Rp10 ribu per kilogram, telur ayam Rp29 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, Minyak Kita Rp17 ribu per liter, serta beras stabil.
Adapun harga cabai merah besar dan daging ayam justru mengalami penurunan. Cabai merah besar kini dijual Rp30 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp40 ribu. Sedangkan daging ayam turun menjadi Rp36 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp37 ribu hingga Rp38 ribu.
“Harapannya kondisi ekonomi bisa lebih baik. Sekarang terasa tidak menentu dan sulit dikontrol,” pungkas Dodi.