Banjir Rendam Jalur Utama Mudik dan Objek Wisata Pantura Lamongan

Senin, 09 Mar 2026 15:45 WIB
Reporter :
Adyad Ammy Iffansah
Kondisi banjir di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir Lamongan masih belum menunjukan tanda-tanda akan surut. Pantauan terbaru, banjir juga menggenangi akses jalan utama menuju zona wisata Lamongan.

Banjir setinggi 60 cm terpantau merendam Jalan Sukodadi - Paciran tepatnya di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Intensitas hujan lebat dalam sepekan terakhir membuat debit air meningkat drastis. 

Jalur tersebut menjadi sangat penting sebagai jalur mudik dan momen libur lebaran. Namun, genangan air yang cukup dalam ini mulai melumpuhkan aktivitas lalu lintas.

Baca juga: Banjir Belum Surut, Siswa SDN Somosari Lamongan Terpaksa Belajar di Musala

"Banyak sepeda motor mogok, harapanya semoga pemerintah bisa membenahi, entah di pompa atau dilakukan perbaikan irigasi," harap salah satu pengguna jalan, Joko, Senin (9/3/2026).

Menurut warga setempat, meski wilayah ini sudah tergenang selama kurang lebih empat bulan, kondisi saat ini dinilai yang paling parah. 

Baca juga: Luapan Sungai Bengawan Solo Genangi Puluhan Rumah Warga Lamongan

"Banjir kali ini cukup dalam. Banyak motor yang mogok karena air masuk ke mesin," ujar Tomo, salah seorang warga di lokasi.

\

Warga dan pengguna jalan mendesak pemerintah daerah maupun provinsi untuk segera melakukan penanganan darurat. Mereka berharap ada langkah nyata berupa peninggian badan jalan di titik-titik rawan banjir agar jalur alternatif ini dapat dilalui dengan aman dan nyaman, terutama saat arus mudik Lebaran mendatang.

Baca juga: Gempur Saloka Siap Antisipasi Banjir di Lamongan, Apa Itu?

Untuk mempercepat penanganan banjir, Pemkab Lamongan dan Pemprov Jatim mulai intens memantau situasi Pintu Air Kuro. 

Disana sudah terdapat tiga pompa permanen Pemprov total kapasitas 6000 liter/detik, dua pompa Balai Brantas total 2000 liter/detik, pompa Pemkab Lamongan kapasitas 500 liter/detik, dan pompa mobile satu unit kapasitas 500 liter/detik.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Lamongan

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler