jatimnow.com - Sudah sepekan kapal Cahaya Bahari Jaya Asal Mayangan, Kota Probolinggo dinyatakan hilang kontak. Kapal ini merupakan kapal pencari ikan jenis cantang atau Jonggrang milik warga Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo.
Mat Ari, pemilik kapal Cahaya Bahari Jaya mengatakan, kapal miliknya berangkat berlayar pada Rabu (17/10/2018) lalu dengan ditumpangi oleh 8 Anak Buah Kapal (ABK).
"Komunikasi terakhir yang saya dapat pada Jum'at (19/10) malam," ujarnya, Kamis (25/10/2018).
Namun setelah hari itu (Jumat), kata Mat Ari, kapal yang ditumpangi oleh 8 ABK tersebut tidak bisa dihubungi. Pada hari Minggu (21/10/2018) ada kabar penemuan mayat atas nama Rohim yang mengapung di perairan Pemekasan, Madura.
"Dia salah satu ABK saya," ujarnya.
Kapal Cahaya Bahari merupakan jenis kapal Jonggrang dengan ukuran 19 GT yang dinahkodai oleh Andrik. Harga kapal tersebut menurut Mat Ari sekitar Rp 500 jutaan.
"Kapal ini saya miliki sudah 7 tahun silam, bahkan selama ini kapal tersebut tidak pernah mengalami kendala apupun," ungkapnya.
Sampai saat ini, Ari mengaku belum bisa memastikan hilangnya kapal tersebut karena faktor cuaca atau lainnya.
"Saya belum bisa memastikan kenapa kapal itu hilang. Apakah karena faktor cuaca atau hal lain saya belum bisa mendapatkan informasi yang jelas," tegasnya.
Angkut 8 ABK, Kapal Pencari Ikan ini Sudah Seminggu Hilang Kontak
Kamis, 25 Okt 2018 13:44 WIB
Reporter :
Mahfud Hidayatullah
Mahfud Hidayatullah
Berita Probolinggo
KAI Sesalkan Aksi Nekat Pria Tabrakkan Diri di Probolinggo
PKB Jatim Ajak PMII Kritis pada Kinerja Pemerintah
Tol Fungsional Probowangi Dibuka untuk Arus Balik Libur Nataru hingga 5 Januari
5 Fakta Perampokan Butik di Probolinggo: Pelaku Bawa Pistol
Gili Ketapang, Permata Tersembunyi di Kabupaten Probolinggo
Berita Terbaru
Persik Kediri Mulai Latihan, Pekan Ini Langsung Fokus Taktik
Rute Trans Bangkalan, Jalan-jalan Kota Tuban, Wali Kota Madiun Pamer Inovasi
Prakiraan Cuaca Surabaya Jumat 4 April: Cerah Berawan
Difabel Binaan Dinsos Surabaya Kabur, Ditemukan di Jembatan Suramadu
Optimalkan Wisata Petik Melon, Wali Kota Madiun Target 12 Greenhouse
Tretan JatimNow