jatimnow.com – Polsek Kraksaan, Probolinggo, mengungkap fakta di balik kabar pembegalan tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Waluyojati yang sempat viral dan meresahkan warga.
Peristiwa yang dilaporkan terjadi di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kraksaan pada Senin (1/6/2026) malam tersebut dipastikan adalah laporan palsu.
Pelaku berinisial NPW (33), warga Desa Sumber, akhirnya mengakui bahwa cerita pembegalan yang ia sebar adalah karangan sendiri saat menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kraksaan, Rabu (3/6/2026).
Baca juga: HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Binaan Rutan Kraksaan Probolinggo Terima Remisi
Berdasarkan hasil penyelidikan, NPW nekat merekayasa kejadian tersebut untuk menutupi perbuatannya menggadaikan sepeda motor milik ayahnya kepada seseorang berinisial SA seharga Rp1,5 juta demi kebutuhan ekonomi.
Untuk melancarkan skenarionya, NPW nekat melukai tangan dan kepalanya sendiri menggunakan silet agar terlihat seolah-olah menjadi korban tindak kriminal. Setelah melukai diri, ia mendatangi IGD RSUD Waluyojati dan mengaku dibegal.
Baca juga: Kecelakaan Tulungagung, Relawan Surabaya Hingga Penutupan Garasi Truk Tronton
"Kejadian pembegalan di sekitar Makam Pahlawan itu tidak benar, itu hasil rekayasa saya sendiri. Saya khilaf dan memohon maaf kepada kepolisian serta masyarakat Kabupaten Probolinggo," ujar NPW saat memberikan klarifikasi.
Kecurigaan polisi muncul setelah ditemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari kondisi luka, olah TKP, hingga keterangan saksi di lokasi yang tidak mendapati adanya peristiwa pembegalan pada waktu tersebut.
Baca juga: Rakor MUI Korwil V Jatim, Soroti Isu LGBT dan Karnaval Perayaan HUT RI
Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, menegaskan bahwa pihaknya menindaklanjuti laporan tersebut dengan serius demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Informasi yang tidak sesuai fakta sangat meresahkan. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan tidak mudah percaya atau menyebarkan berita yang belum terverifikasi secara resmi," tegas Masykur.