jatimnow.com - Kesalahan penumpang turun di terminal yang salah hampir setiap hari terjadi di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Kesalahan ini bukan hal sepele karena kedua terminal berada di lokasi terpisah dan tidak dapat ditempuh dengan berjalan kaki.
Bagi pemegang tiket pesawat surabaya yang jarang terbang, memahami perbedaan ini sejak awal sangat penting untuk menghindari masalah.
Kesalahan serupa juga sering dialami oleh penumpang yang baru pertama kali memesan tiket pesawat jakarta surabaya. Tanpa informasi yang tepat, penumpang berisiko diturunkan di terminal yang keliru dan baru menyadarinya saat tiba di konter check-in. Situasi ini dapat mengancam ketepatan waktu keberangkatan, terutama untuk penerbangan yang sudah mepet.
Baca juga: BRI Operasikan Digital Branch di Terminal 1 Bandara Juanda
1. Keduanya Terpisah, dan Tidak Bisa Ditempuh Jalan Kaki
Perbedaan paling mendasar adalah Terminal 1 dan Terminal 2 Juanda berada di lokasi yang terpisah. Perpindahan antar keduanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit menggunakan kendaraan. Tersedia layanan bus antar-terminal yang menghubungkan kedua gedung tersebut.
Artinya, jika Anda salah turun, masalah yang dihadapi bukan sekadar lima menit, melainkan perjalanan setengah jam ditambah waktu tunggu bus, yang berpotensi membuat Anda tertinggal pesawat.
2. Pembagiannya Berdasarkan Jenis Penerbangan, Bukan Nama Maskapai
Secara umum, Terminal 1 Juanda menangani penerbangan domestik. Sementara itu, Terminal 2 melayani penerbangan internasional dan sebagian penerbangan domestik lainnya.
Adanya kata "sebagian" inilah yang kerap membuat penumpang tersesat, karena tidak semua penerbangan domestik otomatis berada di Terminal 1. Pembagian ini juga pernah mengalami penyesuaian sejak Terminal 2 beroperasi, sehingga pengalaman terbang sebelumnya tidak selalu dapat dijadikan patokan.
3. Yang Menentukan Bukan Ingatan, Tapi Boarding Pass
Aturan paling aman adalah selalu merujuk pada informasi terminal yang tertera di boarding pass atau aplikasi maskapai Anda. Jangan mengandalkan ingatan, saran dari teman, atau artikel lama, karena penempatan penerbangan per terminal bisa berubah.
Langkah pengecekan ini sebaiknya dilakukan sebelum berangkat dari rumah, bukan setelah tiba di depan gedung terminal. Dengan demikian, Anda dapat memberi arahan yang tepat kepada pengemudi kendaraan.
4. Beri Tahu Pengemudimu Sebelum Berangkat, Bukan di Tengah Jalan
Kesalahan sering terjadi karena penumpang tidak menyebutkan nomor terminal secara spesifik saat memesan taksi atau layanan ojek online.
Baca juga: Resmi Beroperasi! e-Bluebird Jadi Taksi Listrik Pertama di Bandara Juanda
Pengemudi biasanya akan mengantar ke terminal yang Anda sebutkan, dan jika hanya menyebut "ke Juanda", tujuannya akan ditebak. Oleh karena itu, sebutkan nomor terminal sejak awal pemesanan dan pastikan tercatat di aplikasi.
5. Fasilitas dan Suasananya Berbeda
Kedua terminal memiliki karakter yang berbeda karena melayani jenis penerbangan yang tidak sama. Perbedaan ini mencakup tata letak, pilihan gerai makanan dan belanja, serta tingkat keramaian.
Terminal yang menangani penerbangan domestik umumnya lebih padat, terutama pada jam sibuk seperti pagi dan sore. Oleh karena itu, hal ini perlu dipertimbangkan dalam perencanaan, misalnya jika Anda berniat makan atau membeli oleh-oleh di bandara sebelum penerbangan
6. Kalau Sudah Terlanjur Salah, Jangan Panik, Tapi Bergerak Cepat
Jika terlanjur turun di terminal yang salah, langkah pertama adalah tidak panik dan segera bergerak. Gunakan layanan bus antar-terminal yang tersedia atau naik taksi untuk berpindah dengan lebih cepat. Faktor penentu adalah sisa waktu yang Anda miliki sebelum keberangkatan.
Jika masih tersisa lebih dari satu jam, kemungkinan besar Anda masih aman. Namun, jika waktunya kurang dari itu, segera hubungi maskapai sambil bergerak menuju terminal yang benar.
Baca juga: Wings Air Kembali Buka Penerbangan Reguler Surabaya-Banyuwangi PP
Memahami perbedaan antara Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Juanda adalah langkah kunci untuk menghindari masalah pada hari keberangkatan. Perbedaan utama terletak pada lokasi yang terpisah, pembagian berdasarkan jenis penerbangan, dan fasilitas yang tersedia. Informasi terminal yang akurat selalu tercantum pada boarding pass, sehingga pengecekan dokumen tersebut sebelum berangkat sangat dianjurkan.
Beli Tiket Pesawat Lebih Mudah dengan Traveloka
Setelah memahami perbedaan terminal dan cara menghindari kesalahan, langkah berikutnya adalah memastikan perjalanan berjalan lancar dengan informasi yang terpusat.
Memesan tiket melalui platform yang menyimpan semua detail perjalanan secara rapi dapat memudahkan pengecekan informasi terminal sebelum berangkat. Adapun, Traveloka adalah platform pemesanan tiket yang direkomendasikan.
Traveloka adalah platform perjalanan terdepan di Asia Tenggara, dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan masih banyak lagi. Anda bisa memesan tiket pesawat domestik dan internasional, hotel, tiket kereta api, bus, sewa mobil, hingga tempat wisata, lengkap dengan asuransi perjalanan dan eSIM.
Tersedia berbagai metode pembayaran lokal termasuk GoPay, OVO, DANA, dan LinkAja, serta PayLater untuk pesan sekarang dan bayar nanti. Download aplikasi Traveloka sekarang dan temukan harga terbaik untuk setiap perjalananmu di Asia Tenggara dan seluruh dunia.