Pixel Code jatimnow.com

AMPG Jatim Jadi Penggerak Nasional, Gelar Diklatda I Serentak

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
AMPG Jatim menggelar Diklatda I se-Kabupaten/Kota pertama di Indonesia untuk memperkuat kepemimpinan dan kapasitas politik kader muda. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
AMPG Jatim menggelar Diklatda I se-Kabupaten/Kota pertama di Indonesia untuk memperkuat kepemimpinan dan kapasitas politik kader muda. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jawa Timur kembali mengambil peran sebagai penggerak kaderisasi di tingkat nasional. Pada 5–6 September 2026, Pimpinan Daerah AMPG (PD AMPG) Jatim akan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) I se-Kabupaten/Kota, yang diklaim menjadi agenda pertama dengan format serupa di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi. Diklatda I juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan kader muda Partai Golkar agar memiliki kapasitas kepemimpinan, kompetensi politik, kemampuan teknokratik, serta integritas untuk menghadapi tantangan pembangunan.

Ketua PD AMPG Jawa Timur Muhammad Adiel Kanantha mengatakan, Jawa Timur konsisten mendorong AMPG menjadi motor penggerak kaderisasi di tingkat nasional.

“AMPG Jawa Timur menjadi ikon penggerak AMPG se-Provinsi. Mulai dari pelantikan, diklat se-Provinsi pertama, sampai sekarang Diklatda se-Kabupaten/Kota pertama di Indonesia,” kata Adiel, Jumat (04/9/2026).

Adiel yang juga anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo menjelaskan, penyelenggaraan Diklatda I se-Kabupaten/Kota merupakan kelanjutan dari agenda penguatan organisasi yang telah dilakukan sebelumnya.

Menurut dia, pendidikan politik untuk generasi muda tidak bisa lagi disampaikan dengan pendekatan yang terlalu formal dan kaku. Karena itu, materi dalam Diklatda I akan dikemas melalui ruang diskusi dan pembelajaran yang lebih inklusif.

“Pola pendidikan politik dikemas secara inklusif dengan ruang diskusi dan pembelajaran yang diharapkan tidak kaku, tetapi tetap substantif. Pesannya jelas, pendidikan politik bagi anak muda tidak harus berlangsung dengan cara-cara lama,” ujarnya.

Pendekatan itu terutama diarahkan untuk menyesuaikan karakter Generasi Z yang menjadi salah satu kelompok sasaran kaderisasi AMPG.

Peserta tidak hanya dibekali pemahaman politik secara teoritis, tetapi juga didorong mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan kompetensi yang dapat diterapkan dalam menghadapi persoalan di masyarakat.

Baca juga:
Adela Kanasya Adies Pastikan Program Kerakyatan Adies Kadir Berlanjut

Bagi AMPG Jatim, suasana belajar yang terbuka dan relevan dengan karakter anak muda menjadi bagian penting dalam membangun ketertarikan terhadap politik.

Konsep tersebut sekaligus menerjemahkan semangat DPD Partai Golkar Jawa Timur, “Asyik, Menuju Puncak!”

Langkah AMPG Jatim menggelar Diklatda I secara se-Kabupaten/Kota menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi yang telah berjalan sejak tahun lalu.

Pada 8 November 2025, PD AMPG Jawa Timur menggelar pelantikan sekaligus pendidikan dan pelatihan tingkat Provinsi Jawa Timur. Agenda itu juga disebut sebagai yang pertama dilaksanakan secara nasional.

Baca juga:
Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Pelantikan dilakukan langsung Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi bersama Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al-Idrus dan jajaran pengurus. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak serta sejumlah tokoh politik Jawa Timur dari berbagai partai turut hadir.

Setelah mencatat agenda kaderisasi di tingkat provinsi, AMPG Jatim kini membawa langkah yang sama ke tingkat kabupaten dan kota.

Diklatda I se-Kabupaten/Kota diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi struktur AMPG di Jawa Timur, tetapi juga meningkatkan kualitas kader yang akan menjadi bagian dari regenerasi politik Partai Golkar.

Bagi AMPG Jatim, kaderisasi anak muda menjadi investasi politik jangka panjang. Penguatan kapasitas sejak tingkat daerah diharapkan melahirkan kader yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu menawarkan gagasan dan berkontribusi dalam pembangunan.