Limbah Jadi Cuan, UMKM Malang Sukses Ekspor Penutup Cangkang Siput Laut ke Arab Saudi

Sabtu, 22 Agu 2026 15:45 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Penutup cangkang siput laut. (Foto: Karantina Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – Siapa sangka penutup cangkang siput laut yang selama ini sering dianggap sebagai limbah ternyata memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar internasional. Sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal bernama PT A asal Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berhasil menembus pasar ekspor Arab Saudi.

UMKM tersebut bersiap mengekspor sebanyak 20 kilogram operculum Hemifusus tuba atau penutup cangkang siput laut. Di pasar Timur Tengah, komoditas bahari ini memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan karena dimanfaatkan antara lain sebagai bahan baku pembuatan dupa serta produk hiasan.

Sebelum diberangkatkan ke negara tujuan, komoditas ini telah melewati serangkaian pemeriksaan fisik dan dokumen secara ketat oleh pejabat karantina. Hal ini menjadi tahapan penting sebelum produk lokal bisa bersaing di pasar global.

Baca juga: Cegah Serangan Hama dan Gagal Panen, Karantina Jatim Sosialisasi Aturan Lalu Lintas Benih

Pejabat Karantina pada Satuan Pelayanan Abdurachman Saleh Malang, Rahman Samad, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan kelayakan komoditas.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik yang dilakukan secara rinci untuk memastikan produk dalam keadaan bersih dan kering sempurna. Komoditas juga dipastikan bebas dari sisa jaringan maupun kontaminan lainnya.

Pihak karantina memastikan bahwa seluruh standar sanitasi serta persyaratan teknis dari negara tujuan telah dipenuhi dengan baik oleh pelaku usaha.

Baca juga: Disembunyikan di Kardus, Penyelundupan Burung dari Balikpapan Digagalkan di Tanjung Perak

"Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan mandat karantina berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan," ujar Rahman, Sabtu (22/8/2026).

\

Plt Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur, Hudiansyah, menyatakan bahwa keberhasilan ekspor operculum hemifusus tuba ini menunjukkan komoditas dari daerah memiliki peluang besar untuk menembus pasar internasional.

Potensi ini bisa terus berkembang asalkan pelaku usaha mampu menjaga kualitas dan memenuhi standar negara tujuan.

Baca juga: Hadiri Seminar KADIN, Plt Bupati Tulungagung Dukung UMKM Menembus Pasar Ekspor

"Kami terus berkomitmen mendampingi para pelaku usaha daerah agar produknya memenuhi standar karantina. Ekspor operculum ini membuktikan bahwa potensi lokal dari Kecamatan Wagir memiliki daya saing tinggi," kata Hudiansyah.

Keberhasilan ekspor ini menjadi bukti nyata bahwa peluang pasar global tidak selalu datang dari komoditas populer. Dengan pengelolaan dan pengolahan yang tepat, komoditas lokal dari daerah seperti Wagir mampu memiliki nilai tambah dan menjangkau konsumen di luar negeri.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler