jatimnow.com - Mayapada Healthcare resmi memulai pembangunan Tower 2 Mayapada Hospital Surabaya lewat seremoni peletakan batu pertama di Surabaya, Selasa (3/11/2026).
Langkah ekspansi fisik sekaligus peningkatan teknologi medis ini disiapkan untuk melayani lonjakan kebutuhan fasilitas rujukan di kawasan Jawa Timur hingga Indonesia Timur.
Gedung baru setinggi sembilan lantai tersebut bakal terintegrasi penuh dengan Tower 1, memusatkan fokus pada tiga lini unggulan: penanganan kanker, cedera olahraga, dan ortopedi.
Baca juga: Persebaya Gandeng Mayapada, Bangun Sports Medicine Terintegrasi
Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir memimpin langsung seremoni groundbreaking bersama jajaran direksi serta perwakilan Pemerintah Kota Surabaya.
"Fokus kami jelas pada hasil klinis dan pengalaman pasien. Pembangunan Tower 2 merupakan investasi jangka panjang untuk mendongkrak mutu medis sekaligus memperkuat daya saing faskes nasional," ujar Jonathan.
Pada instalasi onkologi, gedung baru bakal dilengkapi fasilitas kedokteran nuklir, Digital PET-CT Scan, SPECT Scan, hingga Ruang Isolasi Radio Aktif (RIRA).
Rumah sakit juga menyiapkan penanganan kanker kompleks lewat transplantasi sumsum tulang atau Bone Marrow Transplant.
Baca juga: Mayapada Hospital Surabaya Perkuat Penanganan Aritmia dan Katup Jantung
Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menambahkan, integrasi layanan turut menyasar Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) dan Orthopedic Center.
"Fasilitas baru mencakup ruang tindakan lanjutan berbantuan robotik, pemulihan cedera, hingga program peningkatan fisik bagi atlet maupun pegiat kebugaran," papar Navin.
Semenjak beroperasi pada 2021, rumah sakit telah melayani lebih dari satu juta kunjungan pasien. Catatan rekam medis mencakup belasan ribu tindakan jantung dan ortopedi, serta ribuan kasus kanker dan bedah saraf.
Direktur Mayapada Hospital Surabaya dr. Bona Fernando menyebut tingginya kepercayaan publik dan mitra, termasuk klub sepak bola Persebaya Surabaya menjadi alasan utama perluasan kapasitas.
Baca juga: Mayapada Hospital Surabaya Resmikan Gedung Parkir Vertikal Modern
"Tingginya volume pasien memacu tim dokter untuk terus meningkatkan standar penanganan kasus berat agar warga tidak perlu lagi berobat ke luar daerah atau luar negeri," tutur dr. Bona.
Sebelumnya, rumah sakit telah mengoperasikan lengan robotik VELYS™ untuk rekonstruksi sendi lutut serta mengantongi akreditasi kesiapan stroke dari World Stroke Organization (WSO).
Pemerintah Kota Surabaya menyambut positif langkah penambahan fasilitas kesehatan modern di wilayahnya.
Mewakili Wali Kota Surabaya, Asisten Administrasi Umum Anna Fajriatin menegaskan bahwa perluasan rumah sakit ini kian mengukuhkan peran Surabaya sebagai episentrum rujukan medis utama di kawasan timur Indonesia.