jatimnow.com - Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir kembali menginjakkan kaki di Surabaya usai menuntaskan misi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Mobile RI-PNG Gobang VI Tahun Anggaran 2025–2026.
Pasukan berjuluk Gurita Sakti pulang dengan membawa catatan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan wilayah Papua.
Kedatangan pasukan di bawah pimpinan Letkol Marinir Teguh Pristiyanto Dwi S. disambut langsung Komandan Pasmar 2 Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto di Kesatrian Marinir Soeroto II, Ujung Semampir, Surabaya, Rabu (3/11/2026).
Baca juga: Operasi Senyap, Marinir Bekuk Pimpinan OPM Matius Aisasior dan Pasukan
Prosesi pengalungan bunga mewarnai penyambutan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian ratusan personel di garis depan perbatasan.
Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto mengapresiasi kinerja Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Gobang VI yang menorehkan sejumlah capaian penting selama operasi berlangsung.
Baca juga: Gelegar Mortir Marinir Guncang Situbondo di Latihan Bareng Australia
Selama penugasan, prajurit membersihkan markas kelompok bersenjata OPM/TPNPB dan menangkap sejumlah anggota kelompok separatis beserta simpatisannya.
Di luar penindakan taktis, personel turut mengevakuasi Orang Asli Papua (OAP) yang terluka akibat serangan kelompok bersenjata agar segera mendapat pertolongan medis.
Komandan Batalyon Infanteri 5 Marinir Letkol Marinir Teguh Pristiyanto Dwi S. menyampaikan, seluruh pencapaian berakar dari komitmen tinggi prajurit dalam melindungi warga sipil dan memulihkan rasa aman di tanah Papua.
Baca juga: Aksi Heroik Marinir Evakuasi Korban Tembak Pakai Helikopter di Baluran
"Keberhasilan tugas buah dari kerja keras, loyalitas, dedikasi, disiplin tinggi, soliditas tim, serta keberanian prajurit yang selalu terukur dan profesional," ujar Teguh.
Kepulangan 450 personel Yonif 5 Marinir menandai berakhirnya operasi Gobang VI sekaligus memastikan kesiapan satuan menghadapi penugasan negara berikutnya.