jatimnow.com - Pemerintah Kota Surabaya tidak memberikan santunan kepada korban tragedi drama kolosal 'Surabaya Membara' di viaduk Jalan Pahlawan. Hal ini diungkapka oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Risma, sapaan akrab Tri Rismaharini menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya tidak memiliki uanh tunai untuk memberikan santunan kepada korban kecelakaan di viaduk Jalan Pahlawan tersebut.
"Kita gak bisa itu, kita gak bisa kasih santunan karena lihat uang kita gak ada cash. Saya sudah sampaikan kepada Pak Sekda," ujar Risma saat ditemui usai upacara peringatan Hari Pahlawan di Balai Kota Surabaya, Sabtu (10/11/2018).
Risma menambahkan bahwa pihaknya hanya akan menanggung biaya pengobatan dan perawatan korban luka-luka. Menurutnya apa yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya sudah memberikan pelayanan yang maksimal.
"Korban sudah kita tangani sebaik mungkin, semampu kita. Karena ada yang lukanya parah, ini juga masih ada yang kondisi kritis. Jadi sekali lagi semampu kami," tuturnya.
Selain itu, saat kejadian kecelakaan menurut Risma, pihaknya sudah bergerak cepat. Melalui CC Room (Command Center), 10 mobil ambulans segera diturunkan untuk membawa para korban ke rumah sakit untuk segera ditangani.
"Karena kemarin langsung linmas bawa 10 ambulan disebar di beberapa rumah sakit, supaya mempercepat penanganannya. Yang kita bisa jelaskan korban sudah kita tangani dengan baik, sudah kita hubungi keluarganya," pungkasnya.
Pemkot Surabaya Tak Beri Santunan Korban Tewas 'Surabaya Membara'
Sabtu, 10 Nov 2018 14:09 WIB
Reporter :
Arry Saputra
Arry Saputra
Berita Surabaya
Berita Terbaru
Demo MBG di Lamongan, Satgas Diminta Lakukan Evaluasi Tata Kelola
PDP Kahyangan Jember Bidik Peningkatan Produktivitas Kopi dan Garap Sektor Hilir
Pria Tanpa Identitas di Tulungagung Tewas Usai Tertemper Kereta Api Brawijaya
Belgia Kalahkan Amerika Serikat, Tak Ada Tim Tuan Rumah di Perempat Final
BMKG Peringatkan 3 Daerah di Jatim Waspada Angin Kencang
Tretan JatimNow
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Terpopuler
#1
BMKG Peringatkan 3 Daerah di Jatim Waspada Angin Kencang
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#3
Gol Menit Akhir Singkirkan Portugal, Spanyol Melaju ke Perempat Final
#4
PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya
#5