jatimnow.com - Rumah salah seorang calon legislatif (Caleg) di Banyuwangi diekseskui oleh Pengadilan Negeri (PN) setempat, Kamis (22/11/2018). Sedikitnya 200 personel aparat kepolisian disiagakan dalam eksekusi kali ini.
KabagOps Polres Banyuwangi, Kompol Sumartono mengatakan, pemilik rumah yang diketahui bernama Ali Mustofa juga mendatangkan massa.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat puluhan massa atau simpatisan dari Ali Mustofa yang diperkirakan akan menghalangi juru sita PN untuk membacakan penyitaan pada rumah yang berada di kawasan Perumahan Dadapan Indah, Kecamatan Kabat tersebut. .
"Sudah kita antisipasi dengan menyiapkan 200 anggota," papar Sumartono di lokasi, Kamis (22/11/2018).
200 personil tersebut terdiri dari unsur TNI dan Polri. Sedangkan sebagai eksekutor, lanjutnya, juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi.
"Dalam pengamanan, eksekusi kita tidak ada urusannya dengan masyarakat. Kalau ada yang menghalangi supaya diamankan," ujarnya saat memimpin apel sebelum pelaksanaan eksekusi.
Dari pantauan di lapangan, Ali Mustofa tampak berada di lokasi dan beberapa massa yang terlihat seperti simpatisannya juga turut mendampingi.
Hingga pukul, 10.00 Wib sempat terjadi perdebatan antara Juru Sita PN Banyuwangi dengan kubu Caleg tersebut.
Pemilik rumah yang akan disita, Ali Mustofa mengatakan, kasus ini bermula saat dirinya membeli rumah tersebut dari seseorang dengan cara oper kredit. Ali mengatakan bahwa sampai saat ini kasus rumah ini masih berproses hukum di pengadilan.
"Iya sekarang ini mau di eksekusi, padahal proses sidangnya masih belum selesai di PN," kata Ali.
Proses eksekusi rumah tersebut berjalan alot, puluhan massa dari pemilik rumah berupaya menahan juru sita PN agar tidak memasuki halaman rumah sebagai syarat sah penyitaan.
Rumah Caleg di Banyuwangi Bermasalah, Pendukung Hadang Juru Sita
Kamis, 22 Nov 2018 12:55 WIB
Reporter :
Hafiluddin Ahmad
Hafiluddin Ahmad
Berita Banyuwangi
Penyelundupan 50 Kambing Kurban ke Bali Digagalkan di Pelabuhan Ketapang
Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang
Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran
Kapolresta Banyuwangi Minta Warga Tak Ragu Lapor Call Center 110, Aktif 24 Jam
Ecoton Gandeng SMP NU Shafiyah Banyuwangi Kampanyekan Pesantren Zero Waste
Berita Terbaru
Putusan Bahtsul Masail Munas-Konbes NU: Haram Sebarkan Konten Aib di Ruang Siber
Pendapatan Kabupaten Kediri Lampaui Target, Mas Dhito: APBD 2025 Catat Kinerja Positif
Warga Lamongan Sulap Rooftop Rumah Jadi Kebun Melon Hidroponik
Tiar Karbala Dorong UMKM Gresik Kuasai AI untuk Rebut Pasar Digital
Pemkab Lamongan Luncurkan Kurikulum Lentera, Investasi Pendidikan Usia Dini
Tretan JatimNow
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Kisah Cessil, Perempuan Surabaya Menafsir Kartini Masa Kini
Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China
Terpopuler
#1
Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#3
Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo
#4
Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya
#5