Refleksi Hardiknas 2026 menyoroti disrupsi, ketimpangan kualitas, dan urgensi transformasi pendidikan Indonesia menuju sistem yang lebih adil dan relevan.
Opini
Menghitung Arah Muktamar NU: Siapa Berpeluang Menang?
Analisis dinamika menuju Muktamar NU ke-35: peta kekuatan, potensi koalisi, dan pertarungan kandidat Ketua Umum Rais Aam, serta pentingnya menjaga kemandirian organisasi dari intervensi kekuasaan.
Retorika Kabur Saja dan Krisis Etika Kepemimpinan
Retorika “kabur saja” dinilai mencerminkan krisis etika kepemimpinan dan berpotensi memicu brain drain di Indonesia.
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Muktamar NU bukan sekadar forum pemilihan, tetapi arena pertemuan berbagai kepentingan, jaringan, dan orientasi.
FTA Indonesia–EAEU: Peluang atau Jebakan di Tengah Geopolitik Global
Analisis kritis FTA Indonesia–EAEU, peluang strategis, risiko sanksi, dan tantangan industri nasional di tengah fragmentasi geopolitik global.
Muktamar NU: ABUKTOR Asal Bukan Koruptor
Muktamar NU 2026 disorot sebagai momentum pemulihan integritas. Prinsip ABUKTOR jadi syarat utama kepemimpinan bebas korupsi.
Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara
Konsistensi komunikasi publik pejabat negara menjadi sorotan saat narasi pemerintah kerap berbenturan dengan realitas kebijakan yang dirasakan masyarakat.
Dari Kremlin ke Dunia, Memahami Manuver Indonesia di Tengah Pusaran Global
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia adalah sinyal bahwa Indonesia sedang bergerak, perlahan tapi pasti