Pixel Code jatimnow.com

Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Pemerintahan 2 jam yang lalu
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat meninjau pembangunan irigasi. (Foto: DIskominfo for jatimnow.com)
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat meninjau pembangunan irigasi. (Foto: DIskominfo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mematangkan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian daerah. Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Jember mengalokasikan anggaran total mencapai Rp312 miliar yang didistribusikan sepanjang tahun anggaran 2025 hingga 2026 demi memastikan fasilitas penunjang pertanian berfungsi secara optimal.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat meninjau proyek saluran irigasi di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Senin (13/6/2026). Langkah besar ini diambil untuk menggenjot produktivitas pangan melalui optimalisasi lahan serta perbaikan menyeluruh pada jaringan irigasi di berbagai wilayah Kabupaten Jember.

Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini, pembangunan infrastruktur pertanian tersebut akan dilakukan secara terintegrasi dan bertahap.

"Salah satu fokus kami hari ini adalah proyek optimalisasi lahan seluas 20 hektare yang terletak di Desa Wonojati," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa target program ini akan meluas secara signifikan pada tahun ini. Selain perluasan lahan produktif, Pemkab Jember juga memprioritaskan penyediaan pasokan air bagi para petani. Pemerintah daerah menjadwalkan pembangunan Irigasi Pompa (Irpom) yang direncanakan tersebar di hampir 100 titik strategis, lengkap dengan penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern.

"Untuk tahun 2026 ini, target optimalisasi lahan kita menjangkau luasan yang jauh lebih besar, hingga 7.070 hektare," ungkapnya.

Menariknya, skema pengerjaan rangkaian proyek pertanian ini tidak diserahkan ke pihak ketiga, melainkan menerapkan sistem swadaya yang melibatkan masyarakat setempat secara langsung.

Melalui pendekatan padat karya ini, Gus Fawait berharap dampak dari anggaran ratusan miliar tersebut bisa langsung dirasakan oleh warga. Selain memperbaiki infrastruktur fisik pertanian, keterlibatan warga sekitar sebagai tenaga kerja diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi instan berupa peningkatan pendapatan masyarakat Jember.