Cerita Para Pemotor dalam Arus Balik Lebaran 2019 ke Pulau Bali

Selasa, 11 Jun 2019 16:17 WIB
Reporter :
Hafiluddin Ahmad
Para pemotor yang menempuh perjalanan arus balik Lebaran 2019 dari Pulau Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

jatimnow.com - Arus balik dari Pulau Jawa ke Bali terlihat terus mengalir di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Selasa (11/6/2019). Para pemudik motor masih banyak yang membawa barang berlebihan.

Untuk mengantisipasi dampak buruk atas berlebihnya muatan pada kendaraan roda dua, Polres Banyuwangi melakukan operasi simpatik di Pelabuhan Ketapang. Operasi simpatik itu dipimpin Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi.

Dari pantauan di lokasi, meski banyak pemotor yang membawa anak kecil dengan tidak menggunakan helm, polisi tidak melakukan penilangan. Beberapa pengendara juga tampak memodifikasi motornya supaya bisa membawa barang bawaan berlebih dari kampung halaman.

Baca juga: Arus Balik dan Mudik, 122.958 Orang Naik Bus dari Terminal Seloaji Ponorogo

"Kita mengimbau saja kepada pengguna motor yang melebihi penumpang dan barang, jangan sampai hal ini menjadi awal dari kecelakaan," kata Taufik.

Taufik juga mengimbau kepada para pengendara motor yang membawa anak-anaknya untuk diikatkan ke badan ayah atau ibunya.

"Banyak pemudik yang bawa anak kecil, saya minta pemudik juga mempedulikan keselamatan. Selain tetap harus menggunakan helm, anak kecil yang dibonceng sebaiknya diikat juga di tubuh orang tuanya biar tidak terjatuh apabila mengalami kantuk di perjalanan," terangnya.

Baca juga: Ratusan Warga Ponorogo Nikmati Bus Sleeper Gratis Balik ke Jakarta

Alumnus AKPOL tahun 1999 ini juga berpesan agar pemotor tidak terburu-buru saat menempuh perjalanan. Selain itu, keamanan dan kenyamanan dalam berkendara juga perlu diperhatikan.

\

"Mudik aman, nyaman, tidak perlu terburu-buru yang penting selamat sampai tujuan. Barang yang dibawa juga tidak perlu banyak-banyak biar tidak menyulitkan dalam berkendara," tambahnya.

Sementara, salah seorang pemudik, Sunardi bersama dua anak dan istrinya yang menunggangi motor Honda Vario dari Jember menuju Kota Denpasar terlihat tidak mengenakan helm pada kedua anaknya.

Baca juga: 5.139 Penumpang Turun di Stasiun Malang pada H+5 Lebaran 2024

"Ya punyanya motor, kalau punya mobil ya enak. Terpaksa pakai yang ada saja," ungkap Sunardi di loket Pelabuhan ASDP Ketapang.

Pengendara motor lainnya, Kadek, warga Denpasar yang mengaku menghabiskan masa libur lebaran di kampung halaman suaminya, Probolinggo juga terpaksa berhimpitan saat berbonceng dengan suaminya. Bersama sang suami dan satu anak lelakinya, ia menunggangi motor Honda Scoopy.

"Suami saya lelah, ya gantian saya yang membonceng. Kalau saya di belakang kan tidak muat kendaraannya. Gak apa-apa saya yang mbonceng suami yang penting sampai Bali lagi. Soalnya sudah harus kerja lagi," tutup Kadek.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Banyuwangi

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler