Ledakan Hancurkan Rumah di Pasuruan, Polisi: Alat Pendingin Pisang

Sabtu, 03 Agu 2019 23:58 WIB
Reporter :
Moch Rois
Tim Inafis Polres Pasuruan Kota melakukan identifikasi di lokasi kejadian

jatimnow.com - Ledakan yang menghancurkan rumah Sidiq (32) di Dusun Lodo, Desa Kalirejo, Kec Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, diduga dipicu sebuah alat pendingin pisang rakitan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sidiq, istri dan anaknya hanya luka ringan.

Kapolsek Keboncandi Polres Pasuruan Kota AKP Suprihatin mengatakan bahwa alat pendingin pisang yang meledak tersebut hasil rakitan tetangga Sidiq bernama bernama Jazuli.

"Alat yang meledak itu adalah coolingroom. Artinya, tempat penyimpanan rakitan yang digunakan sebagai pendingin pisang jenis cavendish," jelas Suprihatin, Sabtu (3/8/2019).

Baca juga: Rumah di Pasuruan Hancur Akibat Ledakan Bondet, Satu Orang Terluka

Baca juga:  Satu Rumah di Pasuruan Hancur Akibat Ledakan

Suprihatin memaparkan, coolingroom tersebut merupakan alat pendingin yang berisi freon yang tersambung dengan tabung gas asitelin. Fungsi gas asitelin digunakan sebagai pematang pisang.

Baca juga: 4 Bocah Pasuruan Luka Terkena Ledakan Bom Ikan, Polisi: Kondisi Korban Membaik

"Coolingroom tersebut memiliki ukuran panjang 1,5 meter, lebar 2 meter dan tinggi 180 cm," ungkapnya.

\

Diduga, alat itu meledak karena adanya tekanan dari dalam. Namun untuk memastikan, Tim Inafis Polres Pasuruan Kota yang didatangkan untuk melakukan identifikasi dan olah TKP masih melakukan penyelidikan.

Baca juga: Viral Video Bom Ikan Meledak di Pasuruan, Empat Bocah Terluka

"Masih kami selidiki penyebab pasti meledaknya alat tersebut," tambah Suprihatin,

Alat itu meledak sekitar pukul 18.30 Wib di saat Sidiq beserta istri dan anaknya berada di ruang tengah. Ledakan yang sempat membuat penduduk dusun gempar itu menghancurkan rumah Sidiq dan beberapa perabotan di dalamnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Pasuruan

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler