Dor! Polisi Tembak Mati Bandar Sindikat Narkoba Malaysia-Surabaya

Sabtu, 15 Feb 2020 00:22 WIB
Reporter :
Farizal Tito, Zain Ahmad
AKBP Memo Ardian (kiri) bersama Iptu Eko Julianto, Iptu Kennardi dan Iptu Yudhi Triananta Syaeful Mamma (kanan) di Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya

jatimnow.com - Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali menembak mati bandar narkoba, Jumat (14/2/2020) malam. Bandar ini ditembak pada bagian dada lantaran menyerang polisi dengan senjata tajam saat disergap.

Bandar narkoba itu bernama Mustofa Ali Al Faris (24), asal Pasuruan. Ia disergap Tim Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kanit Iptu Eko Julianto dibantu Ka Timsus Iptu Yudhi Triananta Syaeful Mamma dan Kanit I Iptu Kennardi.

"Yang bersangkutan kami sergap di kawasan Surabaya Utara. Saat kami sergap, yang bersangkutan melawan anggota dengan senjata tajam. Kami terpaksa mengambil tindakan tegas terukur," jelas Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian di Kamar Mayat RSU dr Soetomo Surabaya.

Baca juga: Video: Bandar Narkoba Tewas Ditembak Polisi

Baca juga:  Sindikat Narkoba Malaysia-Surabaya Dibongkar, 25 Kilogram Sabu Disita

Alumnus AKPOL Tahun 2002 ini menambahkan, tersangka Mustofa merupakan bandar yang mengendalikan tersangka Aconk, kurir yang ditangkap sebelumnya pada Jumat dinihari di salah satu tempat kos di Jambangan, Surabaya.

Baca juga: Bandar Narkoba di Pasuruan Tewas Ditembak Polisi

Mustofa disergap saat membawa narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram dan 1000 butir pil ekstasi yang disimpannya dalam tas ransel. Nama Mustofa muncul setelah Aconk yang ditangkap hidup-hidup memberikan keterangannya.

\

Sebelumnya, dari tangan tersangka Aconk, tim gabungan Satresnarkoba dan Satreskrim Polrestabes Surabaya menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 12 kilogram dan 10 ribu butir pil ekstasi di Jambangan. Setelah dikembangkan, disita kembali 13 kilogram sabu di rumah pelaku di Bangkalan, Madura.

Baca juga: Jejak Kejahatan Bandar Narkoba di Surabaya yang Ditembak Mati

"Untuk lebih lengkapnya, besok akan disampaikan (dirilis) Bapak Kapolrestabes Surabaya (Kombes Pol Sandi Nugroho). Sementara itu dulu," tandas Memo.

Mustofa tercatat sebagai bandar narkoba kedua yang ditembak mati Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di Tahun 2020. Sebelumnya pada 2 Januari 2020, seorang bandar bernama Rizal Wahyu Putra (29), warga Jalan Petemon Kuburan 68, Surabaya, juga ditembak mati.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler