Antisipasi Longsor Susulan, Tebing di Pasuruan Dikepras

Kamis, 04 Mar 2021 13:59 WIB
Reporter :
Moch Rois
Proses pengeprasan tebing untuk mencegah longsor susulan

jatimnow.com - Untuk mengantisipasi longsor susulan di dataran tinggi Pegunungan Bromo, Dusun Rejosari, Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, pemerintah dan warga melakukan normalisasi tebing, Kamis (4/3/2021).

"Jadi sekarang ini warga kerja bakti untuk membantu pelaksanaan normalisai dari tebing yang longsor. Untuk mengantisipasi terjadi longsor susulan," jelas Plt Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris.

Pascalongsor Selasa (2/1/2021) yang membuah bangunan gudang amblas, kemiringan tebing 90 derajat itu semakin mendekat ke rumah warga. Agar tidak membahayakan, tebing itu dikepras menjadi terasiring.

Baca juga: Tebing di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro Longsor, Rumah Warga Terancam Amblas

"Karena kemarin itu longsor dan kemiringannya 90 derajat, sehingga membahayakan. Maka dengan mekanisme kearifan lokal, warga membuat tebing itu jadi terasiring, untuk mengurangi kemiringan tebing yang terjal," lanjutnya.

Baca juga:  Lihat Gudang Terbawa Longsor ke Jurang, Warga di Pasuruan Histeris

Baca juga: Longsor Terjadi di Tosari Pasuruan, Sebagian Rumah Warga Tertimbun

Haris menyebut bahwa saluran pembuangan air warga juga rusak akibat longsor tersebut, sehingga pada hari ini juga dilakukan normalisasi.

\

"Saluran air kan juga tertutup material longsor itu. Nah sekarang, kerjasama masyarakat juga kembali menormalisasi saluran air," jelasnya.

Haris menambahkan, hasil dari assessment yang dilakukan BPBD, pemicu insiden longsor tersebut akibat dari labilnya tanah dan tingkat kemiringan tebing yang sebelum longsor memang terjal dengan kemiringan 90 derajat.

Baca juga: Tebing Longsor di Pacet Mojokerto, Tiga Rumah Rusak

Sedangkan di bawah tebing yang terjal tersebut terdapat saluran air, yang membuat kondisi tanah semakin labil.

"Pemicu terjadinya longsor kemarin itu karena kondisi tanah yang labil dan kemiringan tebing yang mencapai 90 derajat," tandasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Pasuruan

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler