ART Diduga Dianiaya hingga Disuruh Makan Kotoran Kucing Mengaku Digaji 1 Kali

Sabtu, 08 Mei 2021 21:56 WIB
Reporter :
Ni'am Kurniawan
EAS atau Elok Anggraini Setyawati di Liponsos Surabaya

jatimnow.com - EAS atau Elok Anggraini Setyawati (45), asisten rumah tangga (ART) yang diduga menjadi korban penganiayaan majikannya menyebut dirinya hanya sekali menerima gaji dari majikannya selama setahun bekerja di salah satu rumah di Raya Manyar Tirtomoyo, Kota Surabaya.

"Cuma satu kali saja terima bayaran. Habis itu nggak dikasih lagi," ujar Elok saat ditemui di Liponsos Surabaya, Sabtu (8/5/2021) malam.

Baca juga: 

Baca juga: Ditolong Jadi Asisten Rumah Tangga, Wanita Semarang Curi HP Juragannya di Banyuwangi

Ia mengaku mengenal majikannya dari seorang makelar. Selain mendapat jaminan tempat tinggal dan makan setiap hari, Elok juga mengaku dijanjikan menerima uang tunai atau gajian setiap bulannya.

"Saya itu dulu dijanjikan gaji satu juta lima ratus ribu rupiah setiap bulan," jelasnya.

Baca juga: Pengakuan Pilu ART Pembuang Mayat Bayi dalam Kardus di Sidoarjo

Saat ini, Elok masih menjalani perawatan di Liponsos Surabaya. Dengan tubuhnya yang kurus, ibu ART ini terlihat tidak mampu menjaga keseimbangan berdiri.

\

Dengan kursi roda, di sekujur tubuh Elok juga nampak dipenuhi luka, mulai di punggung, pergelangan tangan dan kaki.

"Punggung yang paling sering, terus tangan ini sakit karena sering jatuh dan ditendang," paparnya.

Baca juga: Mayat Bayi dalam Kardus Ditemukan, ART di Sidoarjo Diamankan

 

Selain dianiaya, EAS juga diperlakukan tidak manusiawi oleh sang majikan, dengan cara diberi makan kotoran kucing.

"Majikan saya bilang, itu ada tahi kucing kok ga dibuang. Terus saya bilang iya nanti saya buang. Terus dia bilang lagi, ga usah nanti buat makan kamu. Saya pikir itu bercanda ternyata beneran, saya dikasih makan sama tahi kucing," ungkap EAS sebelumnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler