Nenek dari Bayi yang Tewas Membusuk Disebut Terima Ancaman Bila Beritahu Warga

Minggu, 26 Jun 2022 08:45 WIB
Reporter :
Zain Ahmad
Lokasi bayi 5 bulan ditemukan tewas membusuk setelah diduga dianiaya ibu kandungnya sendiri. (Foto: Polsek Wonocolo for jatimnow.com)

Surabaya - Kasus tewasnya bayi laki-laki yang ditemukan membusuk di dalam rumah, hingga kini masih diselidiki pihak kepolisian. Ketua RT setempat menyebut, nenek korban sempat diancam dibunuh ibu kandung korban apabila memberitahu saudara hingga warga setempat jika anaknya itu telah meninggal.

"Sebelum terungkap ini, memang ibu kandung si bayi ini sempat bilang ke ibunya, bahwasanya anaknya ini sudah meninggal tapi nggak boleh memberikan informasi kepada tetangga ataupun saudara. Katanya juga diancam dibunuh. Pengakuan nenek korban begitu. Tapi saya kurang tahu, motifnya apa sampai begitu," terang Mashuri, Ketua RT 7, RW 2 Kelurahan Siwalankerto kepada jatimnow.com di lokasi, Sabtu (25/6/2022) malam.

Mashuri enggan berspekulasi banyak terkait penyebab kematian korban. Juga mengapa orang tua sang bayi, yakni Riki dan Eka tak mau memakamkan anak nomor duanya itu.

Baca juga: Hasil Autopsi Jenazah Balita yang Dibunuh Ayahhnya di Tulungagung

"Saya nggak tahu dasarnya kenapa nggak boleh diinformasikan ke warga. Saya juga heran. Padahal kedua orang tuanya menurut saya itu tahu bahwa anaknya sudah meninggal. Tapi malah ditinggal pergi ke Jogja," tuturnya.

Baca juga: Ayah Pembunuh Balita di Tulungagung Santai Rokokan Depan Rumah

Bayi laki-laki berusia lima bulan itu ditemukan tewas membusuk di dalam sebuah kamar rumah di Jalan Siwalankerto Tengah Gang Anggur No. 121 Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya pada Sabtu (25/6/2022).

\

Warga setempat menduga, jenazah bayi itu tewas karena dianiaya ibu kandungnya sendiri. Bahkan, kejamnya lagi, saat diketahui sudah meninggal, bayi itu ditinggal kedua orang tuanya pergi liburan ke Yogjakarta.

Baca juga: Makam Bayi yang Diduga Meninggal Tak Wajar di Tulungagung Dibongkar

Kasus tewasnya bayi itu terungkap setelah nenek korban, Eti Suharti memberitahu tetangganya yakni Adam, jika cucunya itu telah meninggal dunia sejak Rabu (22/6/2022), namun tidak dimakamkan oleh kedua orangtuanya, yakni Riki dan Eka.

Atas informasi itulah, Adam kemudian melapor ke perangkat kampung setempat hingga diteruskan ke pihak kepolisian.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler