Ponorogo - Penantian panjang warga Ponorogo tentang nasib Rumah Pemotongan Hewan (RPH) berakhir. Ini setelah bangunan yang sejak 2013 terbengkalai itu diresmikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
"Sudah resmi dibuka. Per hari ini ya," ujar Sugiri Sancoko, Rabu (29/6/2022), saat peresmian RPH di Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.
Dia menjamin bahwa hewan yang disembelih di RPH terbebas dari segala penyakit. Juga termasuk penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini tengah merebak di Kabupaten Ponorogo.
Baca juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo
"Kami imbau menyembelih di RPH, kami jamin hewan bebas penyakit, tidak sedang PMK, disembelih halal dan bersertifikat," kata Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko.
Baca juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat
Dia mengaku bahwa ada tanggung jawab besar dalam memastikan pangan sehat, halal dan aman terutama untuk daging.
"Halal yang toyib, maka sebelum disembelih harus diperiksa betul kesehatan hewan. harus sehat makanya, supaya disajikan halal untuk anak cucu," bebernya.
Baca juga: Disnaker Ponorogo Sosialisasikan UMK 2026 ke Pekerja dan Pengusaha
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo Masun menambahkan saat ini kapasitas RPH Jetis mampu menyembelih 5 ekor sapi per hari.
"Mudah-mudahan Idul Adha siap, mengundang para penjagal agar dari bisnis rumah ke kita (RPH)," pungkas Masun.