jatimnow.com - Kabar duka kembali datang dari jemaah haji asal Banyuwangi. Dua hari berturut-turut, dua jemaah haji meninggal di tanah suci. Total sudah ada tiga jemaah haji Banyuwangi yang meninggal dunia hingga hari ini,Senin (27/8/2018).
Kusaini bin Ibrahim (65), jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 4 SUB (Surabaya) meninggal di Mekah pada Minggu (26/8/2018) pukul 19.30 waktu setempat.
Jemaah haji asal Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, tersebut menghembuskan nafas terakhir di Hotel Dar Ummul Quro Aal Zahabi di wilayah Mahbas Jin Mekah, tempat almarhum menginap.
Almarhum berangkat dari Tanah Air bersama istrinya, Salamah Binti Somorejo yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Mabrur Multazam pimpinan KH. Ruhin Huda. Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum disalatkan di Masjidil Haram, seusai Salat Subuh, hari ini, Senin (27/8/2018).
"Almarhum dimakamkan di pemakaman Serea (Soraya) sekitar 20 kilometer utara Kota Mekah, atau searah 4 Km dari Masjid Ji’ronah (salah satu tempat miqod jamaah haji)," jelas KH Ruhin Huda, saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (27/8/2018).
Almarhum sendiri telah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis yang mendampingi jemaah setelah melakukan kegiatan Arofah, Mabid di Muzdalifah dan Mina (Armuzna) dengan kondisi cuaca yang sangat panas.
"(Cuaca panas) mengakibatkan almarhum kelelahan dan kesehatannya menurun," tambahnya.
Selain Kusairi, jemaah haji Banyuwangi lainnya, Miswan (70) bin Untung, kloter 4 embarkasi SUB juga meninggal dunia pada Sabtu (25/8/2018. Penyebabnya, diduga juga kelelahan dan penyakit jantung.
Pasca Armuzna, petugas media kloter terus memantau kondisi jemaah haji yang berada dalam tanggungjawabnya. Hal ini dilakukan mengingat kondisi jemaah yang sebagian besar sudah berusia lanjut.
"Butuh perhatian demi menjaga kesehatan dan keselamatannya," pungkasnya.
Reporter: Irul Hamdani
Editor: Arif Ardianto
Lagi, 2 Jemaah Haji Asal Banyuwangi Meninggal di Tanah Suci
Senin, 27 Agu 2018 17:55 WIB
Reporter :
jatimnow.com
jatimnow.com
Berita Banyuwangi
PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi
Ikhtiar Buruh Kebun Banyuwangi Mengikis Diskriminasi Gender di Ladang
Penyelundupan 50 Kambing Kurban ke Bali Digagalkan di Pelabuhan Ketapang
Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang
Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran
Berita Terbaru
Jangan Lewatkan! Diskusi Penghapusan Konten Digital dan Masa Depan Kemerdekaan Pers
Liga Anak Megilan: Pijakan Lahirnya Talenta Pesepakbola Muda di Lamongan
Seminggu di Kota Probolinggo 2026 Prioritaskan UMKM dan PKL Lokal
GMNI Jember Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Ompreng Program MBG
Viral Isi BBM Ditolak karena Pajak Mati, Ini Penjelasan Pertamina
Tretan JatimNow
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Terpopuler
#1
Nyamar Jadi Warga Biasa, Anggota DPRD Lamongan Kecewa Layanan KTP di MPP Lamban
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#3
Rektor Lepas 650 Mahasiswa KKN Unisda 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat
#4
Surabaya Printing Expo 2026 Hadirkan Teknologi Cetak Terbaru dan AI
#5