jatimnow.com - Kebakaran kawasan Gunung Bromo berdampak pada aktivitas masyarakat. Untuk memaksimalkan pemadaman Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup jalur alternatif Lumajang-Malang via Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Perlu diketahui, pada Rabu (7/9/2023) TNBTS juga sudah melakukan penutupan total kawasan wisata Bromo pasca adanya kebakaran di Bukit Teletubis Blok Savana. Dugaan kuat kebakaran akibat api dari flare saat foto prewedding yang viral beberapa waktu lalu.
Baca juga: Pom Mini di Tulungagung Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Kepala Bagian Tata Usaha TNBTS, Septi Eka Wardhani membenarkan hal tersebut. Penutupan sudah dilakukan sejak Minggu (10/9/2023) kemarin.
"Ya, kita tutup total untuk memaksimalkan pemadaman kebakaran. Sampai kapan ditutup kita belum tahu, semoga saja api lekas padam. Sekarang petugas gabungan berupaya memadamkannya," katanya, Senin (11/9/2023).
Baca juga: Rumah Pasutri Lansia di Madiun Terbakar Gegara Lupa Matikan Kompor
Saat ini yang bisa mengakses ke sana hanya warga setempat, yaitu Desa Ngadas dan Desa Ranupani Kabupaten Lumajang. Selain itu, tidak diperbolehkan, petugas jaga sudah disiapkan di lokasi.
"Dengan adanya pemberitahuan ini saya harapkan masyarakat bisa mencari jalan alternatif lainnya. Penutupan dilakukan pada seluruh pintu masuk seperti Wonokitri Pasuruan, Cemorolawang Probolinggo, Senduro Lumajang, dan Coban Trisula Malang," tegasnya.
Baca juga: 3 Warung di Manyar Gresik Terbakar, Sempat Bikin Warga Panik
Selain itu, TNBTS menghimbau agar masyarakat maupun pelaku wisata menjaga agar tidak memperparah kebakaran atau menimbulkan titik api baru.
"Semua demi keselamatan dan kenyamanan semua pihak. Bila menemukan titik api tolong segera laporkan ke kami," tutupnya.