Pixel Code jatimnow.com

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar

Editor : Bramanta  
Foto: Petugas saat berusaha memadamkan kobaran api. (Fatkur/jatimnow.com)
Foto: Petugas saat berusaha memadamkan kobaran api. (Fatkur/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kebakaran melanda sebuah tempat biliar Ray’s Cozy yang berlokasi di Jalan Raya Nginden No.12, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Senin (12/1/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya menerima laporan kejadian pada pukul 06.03 WIB. Sebanyak delapan unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, dengan unit pertama dari Pos Sukolilo tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) pada pukul 06.07 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 06.22 WIB, sementara proses pembasahan dan pendinginan area selesai pada pukul 07.19 WIB. Setelah dilakukan pengecekan, lokasi dinyatakan dalam kondisi aman dan kondusif.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Much Rokim, mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari salah satu ruangan di dalam bangunan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, api diduga berasal dari konsleting listrik dan pertama kali muncul dari ruangan VIP. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, luas bangunan tempat biliar tersebut sekitar 10 x 40 meter, dengan area yang terdampak kebakaran kurang lebih 10 x 20 meter. Upaya pemadaman melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD Kota Surabaya, Kecamatan Sukolilo, Posko Terpadu Timur, TGC, serta PLN.

Baca juga:
Mobil Terjun ke Sungai di Mulyorejo, Tim Rescue Damkar Surabaya Lakukan Evakuasi

Much Rokim juga mengapresiasi kecepatan laporan dan respons petugas di lapangan sehingga api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

“Kami mengimbau para pemilik usaha untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik, terutama pada bangunan komersial yang beroperasi hingga malam hari, guna mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Sebelumnya, karyawan tempat biliar tersebut terbangun setelah mencium bau asap. Mereka sempat meminta bantuan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) di SPBU terdekat, namun api sudah membesar sehingga petugas SPBU segera menghubungi layanan darurat 112.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Hingga kini, penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran masih dilakukan oleh pihak berwenang.

Reporter : Fatkur Rizki