jatimnow.com - Peletakan titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Pancor Kecamatan Ketapang, Sampang dikeluhkan warga. Diduga, lokasi TPS berada di titik rawan yang dikhawatirkan terjadi kecurangan.
Salah satu perwakilan Gerakan Pemuda Pancor berinisial L mengatakan, pihaknya telah melakukan musyawarah dan menyatakan menolak lokasi sejumlah TPS di desanya. Menurutnya, peletakan titik TPS akan memicu konflik.
"Kami menolak peletakan lokasi TPS 1, TPS 5, TPS 6, TPS 7 dan TPS 8 karena lokasi di TPS itu rawan konflik dan bentrok,"ujarnya, Sabtu (23/11/2024).
Baca juga: Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kapasitas TPS 3R Balak, Kini Bertambah 23 Desa
Ia mengatakan, pihaknya menolak peletakan sejumlah TPS itu karena lokasi tersebut masuk kawasan salah satu pendukung paslon yang juga merupakan sosok berpengaruh di desa itu.
Baca juga: Cabup Bangkalan Mathur Husyairi Sungkem Orang Tua sebelum Nyoblos
Ia khawatir terjadi intimidasi dan kecurangan di lokasi itu.
"Dikhawatirkan terjadi intimidasi oleh pihak-pihak yang berkuasa di lokasi sekitar TPS itu," imbuhnya.
Baca juga: Nakes dan Linmas Disiagkan di Seluruh TPS pada Pilkada Surabaya 2024
Ia juga berharap agar peletakan TPS dipindah ke tempat lain yang lebih steril. Sehingga, pelaksanaan pemungutan suara dapat disaksikan oleh sejumlah pihak dan juga masyarakat untuk mencegah potensi kecurangan.
"Kami ingin lokasi TPS dipindah ke lapangan ataupun persawahan yang steril sehingga mudah diakses masyarakat dan juga bisa disaksikan oleh masyarakat," pungkasnya.