jatimnow.com - Jelang lebaran, Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto, M. Rizal Octavian menyalurkan bantuan sosial permakanan sebanyak 2.220 kg beras kepada 5 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di wilayah Kecamatan Pungging dan Kecamatan Mojosari.
Bantuan 2.220 kg beras tersebut, disalurkan kepada LKSA Darul Aitam sebanyak 400 kg, selanjutnya kepada LKSA Choiriyah Hasyim sebanyak 410 kg, LKSA Tarbiyatul Aitam 150 kg, LKSA Incerah sedikitnya 460 kg yang berada di Kecamatan Mojosari, serta LKSA Sabilul Muttaqin yang berada di Kecamatan Pungging sebesar 800 kg beras.
Wabup Rizal mengatakan bahwa LKSA merupakan salah satu potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) yang bergerak dalam penyantunan anak sebagai penerima pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS).
Baca juga: Jelang Lebaran, JIIPE Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Sekitar
Salah satu kebutuhan dasar bagi anak adalah permakanan, sehingga bantuan beras yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
"Bantuan permakanan berupa beras yang diberikan ini dimaksudkan untuk memberikan tambahan bahan makanan bagi anak-anak dalam LKSA, sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan anak yang bernaung dalam LKSA," jelasnya.
Selain itu, Wabup Rizal juga menyadari bahwa banyak kebutuhan LKSA dalam membantu pemerintah menyantuni anak yatim, piatu, yatim piatu, dan dhuafa yang belum bisa dicukupi, seperti tambahan lauk-pauk, sarana dan prasarana, serta biaya operasional LKSA agar sesuai dengan standarisasi pelayanan.
"Kami mohon do'a supaya di tahun anggaran berikutnya bisa memberikan bantuan yang lebih layak sesuai dengan kebutuhan LKSA baik sarana prasarana, seperti ranjang, kasur dan lemari, serta memberikan stimulan agar LKSA mampu mandiri dalam mencukupi kebutuhan operasionalnya, seperti bantuan usaha ekonomi produktif," ujarnya.
Baca juga: Makna dan Harapan Perayaan Imlek 2025 bagi PITI Jatim
Selain bantuan beras, Wabup Mojokerto juga menyerahkan bantuan alat bantu disabilitas berupa kursi roda. Hal ini merupakan bagian dari Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati, sebagai salah satu pendukung program unggulan Peduli PPKS.
"Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk membantu kemudahan mobilitas bagi saudara-saudara penyandang disabilitas," pungkasnya.
Dengan adanya bantuan dari pemerintah, diharapkan LKSA dan penyandang disabilitas dapat terus meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik.
Baca juga: Gerakan Banyuwangi Berbagi, Bupati Serahkan Langsung Bantuan Warga Prasejahtera
Penyaluran bantuan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain dalam upaya membuka akses kesejahteraan bagi kelompok rentan di masyarakat.
Wabup Rizal menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
Melalui program-program yang inovatif dan tepat sasaran, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Mojokerto.