ICMI: Pemerintah dan DPR Harus Buka Telinga dan Hati

Sabtu, 30 Agu 2025 08:03 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Massa aksi membawa bendera one peace saat aksi yang berujung ricuh di depan Grahadi Surabaya. (Foto/JatimNow.com)

jatimnow.com - Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Jawa Timur (Orwil Jatim) menyampaikan keprihatinan mendalam terkait maraknya aksi demonstrasi yang menyuarakan aspirasi publik.

ICMI Jatim menegaskan pentingnya dialog dan kondusifitas dalam menyampaikan aspirasi.

Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab, menyatakan bahwa aspirasi publik adalah bagian sah dari demokrasi.

"Aspirasi publik adalah napas demokrasi. Pemerintah dan DPR harus membuka telinga dan hati, jangan hanya semata menjaga formalitas. Jika suara rakyat diabaikan, maka akan lahir jurang ketidakpercayaan yang berbahaya bagi perjalanan bangsa," ujarnya dalam siaran pers yang diterima pada Sabtu (30/8/2025).

ICMI Jatim juga mengingatkan para pengunjuk rasa untuk menjaga aksi tetap damai dan konstitusional, serta menghindari tindakan demo anarkis.

Baca juga: Rakyat Menggugat DPR, Krisis Kepercayaan Memuncak

"Suara yang disampaikan secara damai akan lebih nyaring dan jelas, bebas dari kemungkinan penumpang gelap yang ingin menunggangi gerakan rakyat. Jangan biarkan kekerasan merusak tujuan mulia perjuangan," tuturnya.

ICMI Jawa Timur juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Afan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam demonstrasi di Jakarta.

Baca juga: DPR Picu Amarah Publik, Fasilitas Mewah di Tengah Krisis Ekonomi

"Kami turut berduka dan mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarganya diberikan kesabaran dan ketabahan. Nyawa yang melayang jangan sampai sia-sia, harus menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga kemanusiaan di atas segala perbedaan pandangan politik," tegasnya.

ICMI Jawa Timur mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga suasana tetap kondusif, mengedepankan akal sehat, serta mencari solusi berkeadaban dalam menghadapi perbedaan pandangan.

\

"Bangsa besar ini hanya bisa kokoh jika kita menjadikan dialog, kesabaran, dan kearifan sebagai jalan utama. Jangan biarkan api emosi memadamkan cahaya kebersamaan," tutup Ulul Albab.

Baca juga: Demo "Jawa Timur Menggugat" Picu Kekhawatiran, Ini Seruan ICMI Jatim

Sebagaimana diketahui, beberapa hari terakhir terjadi demo ricuh di sejumlah kota di Indonesia. Di Surabaya, massa aksi meluapkan amarah akibat ojol dibunuh Polisi, dengan merusak fasilitas di depan Gedung Negara Grahadi. Aksi terus berlanjut hingga tengah malam.  Pos polisi dibakar oleh massa aksi yang geram oleh tindakan aparat.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler