Kader Posyandu Sidoarjo Dilibatkan dalam Edukasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Rabu, 28 Jan 2026 17:39 WIB
Reporter :
Ali Masduki
BPJS Ketenagakerjaan menggandeng kader Posyandu Sidoarjo untuk memperluas perlindungan sosial. (Foto/jatimnow.com)

 jatimnow.com - BPJS Ketenagakerjaan mengadakan sosialisasi penting di Kantor Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi pekerja dari bebrapa risiko pekerjaan, terutama bagi warga yang bekerja di sektor informal atau belum terdaftar sebagai peserta.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, Arie Fianto Syofian, menyatakan bahwa kegiatan ini penting agar kader Posyandu lebih memahami peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai perlindungan dari risiko kerja, termasuk kecelakaan kerja dan risiko finansial lainnya.

Hal ini sejalan dengan tujuan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia yang memberikan perlindungan kepada pekerja dari berbagai risiko kerja dan sosial ekonomi.

Baca juga: Cara Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Rp15 Juta Lewat HP

Dalam sosialisasi ini, BPJS Ketenagakerjaan juga memperkenalkan Sistem Keagenan Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) sebagai salah satu strategi perluasan jangkauan perlindungan.

Melalui sistem ini, kader Posyandu berpeluang menjadi agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan, sehingga dapat secara langsung membantu masyarakat mendaftar dan memahami program jaminan sosial.

Program Perisai adalah model keagenan yang bertugas sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi, sosialisasi, serta akuisisi peserta baru, terutama dari kelompok pekerja informal (Bukan Penerima Upah / BPU) dan pelaku usaha mikro.

Baca juga: Jangan Pakai Calo! Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Sudah Serba Digital

Agen Perisai dibekali pelatihan serta sistem digital yang memudahkan operasional dan real-time monitoring kinerja mereka.

\

Menurut data BPJS Ketenagakerjaan, melalui program Perisai hingga akhir tahun 2023 tercatat lebih dari 16.900 agen Perisai aktif dengan lebih dari 4 juta peserta baru yang terdaftar, mayoritas berasal dari pekerja informal.

Pejabat dari Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo dan Kepala Dinas Kesehatan turut hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap program ini.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Buruh Konstruksi Sidoarjo Bebas Risiko Kerja

Mereka berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo melalui perluasan perlindungan sosial.

Kegiatan sosialisasi tersebut mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk memahami manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan secara komprehensif.

Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan kader Posyandu diharapkan tidak hanya memperkuat literasi perlindungan sosial, tetapi juga memperluas peserta yang terlindungi melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Sidoarjo

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler